FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Sistem Zonasi di Jombang Untungkan Siswa Luar Kabupaten

Nasional     Dibaca : 441 kali Jurnalis:
Sistem Zonasi di Jombang Untungkan Siswa Luar Kabupaten
Ilustrasi PPDB sistem zonasi (Twitter/@faizynsrh1)

JOMBANG, FaktualNews.co – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online dengan sistem zonasi, ternyata membuat calon siswa dan wali murid tak gegabah dalam menentukan Sekolah pilihannya.

Mereka pun benar-benar harus mempertimbangkan secara matang mana Sekolah yang paling dekat demgan rumah tempat tinggalnya agar tidak tersingkir dari zonasi.

Alhasil, banyak wali murid dari luar daerah, justru mendatangi tempat pendaftaran PPDB yang ada di Jombang. Seperti di SMP Negeri 4 Jombang, sejumlah orang tua wali dari Kabupaten Nganjuk mendatangi pendaftaran PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) di sekolah setempat, Rabu (26/6/2019).

Hal itu mereka lakukan karena jarak rumah orang tua wali murid tersebut lebih dekat ke Kabupaten Jombang. Mereka tinggal di perbatasan antara dua kabupaten itu. Namun secara geografis masih berada di Kabupaten Nganjuk. Orang tua wali murid yang datang itu salah satunya dari Kecamatan Jatikalen, Nganjuk.

Nyono, warga Jatikalen, Nganjuk, mengatakan jarak rumahnya dengan SMP di Nganjuk sekitar 40 kilometer. Sedangkan jarak dengan sekolah SMP di Jombang hanya 4 kimometer.

“Makanya, saya mendaftarkan anak ke SMP Negeri 4 Jombang. Ya pertimbangan jarak yang lebih dekat,” kata Nyono.

Hal serupa juga dikatakan oleh Wahyu, warga Ngajuk lainnya. Meski rumahnya masuk Kabupaten Nganjuk, namun secara jarak lebih dekat ke Jombang. Makanya Wahyu juga mendaftarkan anaknya di PPDB online di Kota Santri.

“Kalau harus sekolah ke Nganjuk, kasihan anak saya. Jaraknya 30 kilometer lebih. Tapi kalau sekolah di Jombang, jarak yang ditempuh hanya 4 kilometer,” terang Wahyu.

Menanggapi hal tersebut, panitia PPDB Sisdik Jombang Agus Suryo Handoko memjelaskan, pendaftaran siswa dari luar Kabupaten Jombang memang diperbolehkan. Hal itu menyusul sudah adanya kesepakatan antar-pemerintah, yakni Pemkab Jombang dengan Pemkab Nganjuk.

Kesepakatan ini, kata dia, dilakukan bagi wilayah perbatasan di empat kabupaten. Utamanya sekolah-sekolah yang ada di perbatasan. Empat kabupaten itu meliputi Nganjuk, Kediri, Mojoketo dan Lamongan.

“Jadi mereka yang rumahnya di empat kabupaten dan berbatasan dengan Jombang bisa mendaftar ke sini (Jombang). Semisal Kertosono, Patianrowo, Jatikalen (Nganjuk). Ngimbang Lamongan, Trowulan Mojokerto, serta Purwoasri Kediri,” pungkas Agus.

Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...