FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Warga Protes Truk Bermuatan Kayu di Jalur Kencong Jember–Lumajang

Peristiwa     Dibaca : 1016 kali Penulis:
Warga Protes Truk Bermuatan Kayu di Jalur Kencong Jember–Lumajang
FaktualNews.co/Muhammad Hatta/
Tampak truk bermuatan lebih yang melintas di Jalur Selatan menghubungkan Kecamatan Kencong - Lumajang.

JEMBER, FaktualNews.co – Sejumlah kendaraan truk bermuatan kayu yang melintas di kawasan Jember Selatan jalur provinsi Kecamatan Kencong – Lumajang, membuat pengguna jalan was-was karena khawatir terjadi kecelakaan. Bahkan diketahui ranting kayu atau batangnya yang berukuran besar juga sempat hampir mengenai pengendara motor yang melintas.

Salah satu pengendara motor Emma mengaku khawatir dengan sejumlah truk bermuatan kayu yang banyak melintas tersebut. “Truknya bermuatan berlebih menurut saya. Karena sampai bertumpuk gitu batang kayu besar-besar,” kata Emma salah seorang warga sekitar, Kamis (27/6/2019).

Dengan muatan berlebih tersebut, kata Emma, dikhawatirkan membahayakan pengendara motor. “Karena kebetulan di jalur sekitar Desa Mlokorejo itu rusak. Jadi khawatir pas menghindar malah tersenggol truk yang bermuatan berlebih itu, karena agak oleng kalau melaju,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pengendara yang melintas Nanang menyampaikan, dirinya berharap ada penertiban terhadap truk-truk tersebut. “Karena lebih baik jika tidak sampai menumpuk gitu batang kayunya,” katanya.

Lanjut Nanang, hendaknya ada penertiban dari pihak terkait. “Karena dulu juga sempat terjadi kecelakaan di kawasan Desa Mlokorejo, dan baru baru ini saya melihat sosial media di kawasan Puger juga terjadi hal serupa,” ungkapnya.

Dari pantauan wartawan, sejumlah truk yang bermuatan lebih itu melintas sekitar siang hingga sore hari. Truk itupun diketahui melaju dari Kabupaten Lumajang menuju kawasan Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Kasatlantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael menyampaikan, terhadap keluhan warga tersebut, pihaknya akan melakukan pemantauan di jalur tersebut. “Jikalau tampak secara kasat mata (bermuatan berlebih) akan kita tilang! Karena jika ada laka, faktor kendaraannya yang bermuatan lebih itu,” katanya.

Namun pihaknya berharap ada perhatian juga dari stakeholder terkait. “Jika dimungkinkan, mungkin bisa ada jembatan timbang di jalur tersebut, jika memang sering dilewati angkutan truk itu,” tuturnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul
Tags