FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Diduga Mesum Dalam Kamar Kos, Pasangan di Bawah Umur Asal Tuban Terjaring Razia

Peristiwa     Dibaca : 1728 kali Jurnalis:
Diduga Mesum Dalam Kamar Kos, Pasangan di Bawah Umur Asal Tuban Terjaring Razia
Pasangan remaja di bawah umur yang terjaring razia kos di Tuban, (BeritaJatim)

TUBAN, FaktualNews.co – Remaja 16 tahun di Tuban, Jawa Timur, terjaring razia pasangan mesum yang digelar petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tuban, bersama Polisi dan TNI, Minggu (30/6/2019).

Pria di bawah umur asal Kecamatan Semanding dan pasangannya dari Kecamatan Kota Tuban, kepergok petugas berada di dalam kamar kos Kelurahan Latsari. Mereka berdua diduga berbuat mesum, karena pintu kamar dalam kondisi terkunci saat dirazia.

Kedua remaja yang masih dibawah umur tersebut merupakan salah satu pasangan bukan suami istri yang diduga mesum di kamar kos yang terjaring dalam razia gabungan.

Total ada empat pasangan yang diamankan dan mereka dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan serta pembinaan.

Kepala Satpol PP Pemkab Tuban, Heri Muharwanto, mengatakan kedua remaja 16 tahun yang diduga berbuat mesum itu, baru lulus SMP. “Untuk pasangan yang masih dibawah umur tersebut akan dipanggilkan orang tuanya,” tuturnya, seperti dilansir FaktualNews.co dari BeritaJatim.com, Minggu (30/6/2019).

Selain mengamankan pasangan yang masih di bawah umur, di tempat kos tersebut petugas juga mengamankan pasangan bukan suami istri yang sedang berduaan dalam kamar. Mereka adalah AS (25), warga Kecamatan Palu Utara, Kota Palu bersama ENH (20) warga Kecamatan Palang, Tuban.

Juga terdapat dua pasangan bukan suami istri yang diamankan dari kos yang ada di jalan WR Supratman. Dua pasangan itu berinisial YT (53), warga Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro bersama SWS (49) warga Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Kemudian KP (42), warga Kelurahan Perbon, Kota Tuban bersama REN (23) warga Kelurahan Sidorejo, Kabupaten Tuban.

“Mereka kami data dulu dan diberi pembinaan serta membuat surat pernyataan,” pungkas Heri.

Editor
Saiful Arief

YUK BACA

Loading...