FaktualNews.co

Terkait Kasus Suap Bowo Sidik, KPK Panggil Dirut Petrokimia Gresik

Nasional     Dibaca : 265 kali Jurnalis:
Terkait Kasus Suap Bowo Sidik, KPK Panggil Dirut Petrokimia Gresik
FaktualNews.co/Istimewa/
Gedung KPK.

JAKARTA, FaktualNews.co – Terkait kasus dugaan suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi, sebagai saksi untuk tersangka Indung.

“Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka IND (Indung),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (4/7/2019).

Selain memanggil Rahmad, KPK memanggil sopir bernama Timbul, Pegawai PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Mashud Masdjono, dan Benny Wiedhata. Mereka turut dijadwalkan sebagai saksi untuk Indung.

Dalam kasus ini, Bowo, yang merupakan anggota Komisi VI DPR, ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima duit dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat Indung. Asty juga sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Asty diduga memberi suap sekitar Rp 1,6 miliar kepada Bowo. KPK menduga uang itu diberikan agar Bowo membantu PT HTK mendapat perjanjian penggunaan kapal-kapalnya untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik.

Selain dugaan suap, KPK menduga Bowo menerima gratifikasi sekitar Rp 6,5 miliar. Untuk gratifikasi ini, KPK menduga Bowo setidaknya mendapat uang tersebut dari empat sumber berbeda.

Sumber yang diduga terkait gratifikasi Bowo antara lain terkait gula rafinasi di Kemendag, BUMN, pengurusan anggaran di Kabupaten Minahasa Selatan, dan terkait DAK di Kepulauan Meranti, Riau.

Pihak KPK juga sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus dugaan gratifikasi Bowo ini, dari anggota DPR M Nasir, Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, hingga mantan Dirut PLN Sofyan Basir.

Editor
Nurul Yaqin
Sumber
detik.com
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...