FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Silpa Tinggi, Komisi II DPRD Trenggalek Semprot TAPD dan OPD

Birokrasi, Parlemen, Politik     Dibaca : 61 kali Jurnalis:
Silpa Tinggi, Komisi II DPRD Trenggalek Semprot TAPD dan OPD
Faktualnews.co/Suparni
Suasana rapat Komisi II DPRD Trenggalek dengan OPD dan TAPD

TRENGGALEK, FaktualNEWS.co-Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) pada APBD Trenggalek tahun 2018 dinilai sangat besar. Komisi II DPRD Trenggalek pun minta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih berhati-hati dalam perencanaan pelaksanaan kegiatan pada tahun depan.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat Komisi II bersama TAPD dan OPD dalam membahas evaluasi Laporan Pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2018.

“Komisi II kali ini memanggil TAPD dan OPD dalam rapat evaluasi pertanggungjawaban APBD tahun 2018. Karena perlu klarifikasi dari masing-masing OPD terkait beberapa jawaban bupati yang disampaikan kemarin, namun masih belum lengkap,” ungkap Mugianto Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Selasa (9/7/2019).

Mugianto mengatakan, dari belum lengkapnya jawaban bupati, inilah kesempatan Komisi untuk menanyakan dan membahas lebih teknis lagi. Seperti membahas kenapa Silpa lebih besar di tahun 2018 kemarin. Sehingga dari seluruh permasalahan itu harus ada klarifikasi dari masing-masing OPD.

“Jadi dari hasil penyampaian tadi, ada beberapa OPD penyumbang Silpa, karena Silpa tersebut berasal dari hasil kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan OPD. Selain itu juga ada masalah efisiensi,” terangnya.

Ditambahkan Mugianto, Kamisi II memang sangat menyayangkan masih ada beberapa program kegiatan tidak bisa dilaksanakan. Sehingga pencapaian target menurun, karena program kegiatan tidak bisa dilaksanakan beberapa OPD. Jika dilihat dari evaluasi, diharapkan perencanaan ke depan harus matang.

“Tidak hanya OPD, kami juga sudah melakukan klarifikasi kepada TAPD baik Bakauda maupun Bappeda untuk lebih berhati-hati lagi dalam perencanaan pelaksanaan kegiatan di tahun berikutnya. Agar tidak terjadi Silpa yang tinggi seperti tahun kemarin,” pungkasnya.

Editor
Sutono Abdillah

YUK BACA

Loading...