FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Selain Mampu Berhaji, Penjual Es Doger di Jember Ini Berhasil Kuliahkan Anak

Pendidikan, Peristiwa, Religi     Dibaca : 257 kali Jurnalis:
Selain Mampu Berhaji, Penjual Es Doger di Jember Ini Berhasil Kuliahkan Anak
Faktualnews/Hatta
Hasim, pedagang es doger di depan DPRD Jember sedang melayani pelanggan.

JEMBER, FaktualNews.co-Moehammad Hasim As’ari, penjual Es Doger di depan Kantor DPRD Jember, Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini bakal berangkat haji bersama istri.

Selain mampun berangkat haji bermodal dari berjualan es doger, ayah dua anak ini, juga berhasil menyekolahkan anak-anaknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Bahkan anaknya yang pertama, kini dapat kuliah di perguruan tinggi negeri. Kalau semua lancar, selangkah lagi anaknya ini lulus dan diwisuda menjadi sarjana.

“Anak saya dua. Yang pertama perempuan dan kuliah Universitas Jember Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. Sekarang semester 7 dan sedang KKN di Pakem,” kata Hasim, Rabu (10/7/2019).

Sedangkan anak keduanya yang laki-laki, kata pria yang akrab dipanggil Pak Hasim Doger ini, saat ini duduk dibangku kelas 9 SMP.

“Anak yang kedua sdekolah di SMPN 6 Jember. Alhamdulillah kedua anak saya dapat bersekolah dengan biaya dari hasil saya berjualan es doger ini. Semoga berkah,” katanya.

Hasim mengisahkan, semula es doger yang kini menjadi mata pencaharian itu adalah dagangan milik adiknya. Saat itu, 2002, dia hanya sebagai pembuat dan pesuruh dari jualan es tersebut.

“Ini awalnya dagangan milik adik saya. Terus adik saya membuka lagi di Patrang. Saya teruskan yang di sini, dengan modal sendiri. Saya beli tahun 2003,” ungkap warga Jalan Manggar 3 Nomor 16 Lingkungan Darwo Barat, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang ini.

Dari berjualan es doger itulah, kata Hasim, kemudian melihat kedua mertuanya yang mampu beribadah haji, menjadi pemacu semangatnya untuk menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

“Niat bismillah membuka tabungan haji awal Rp 100 ribu, kemudian rutin tiap bulannya menabung Rp 500 ribu. Terus terpenuhi. Jika ada rezeki lebih, istri saya yang pintar mengatur keuangan, kadang bisa nabung Rp 1 juta,” ungkapnya.

Kemudian 2010, katanya, dia dikabari mendapat porsi untuk berangkat haji. “Alhamdulillah tahun ini berangkat. Semoga keberangkatan saya dan istri ke Tanah Suci lancar,” ujar Hasim.

Editor
Sutono Abdillah

YUK BACA

Loading...