FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Komisaris Bank Jatim Digeledah KPK, Terkait Kasus Suap APBD Tulungagung

Hukum     Dibaca : 111 kali Jurnalis:
Komisaris Bank Jatim Digeledah KPK, Terkait Kasus Suap APBD Tulungagung
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Ilustrasi

SURABAYA, FaktualNews.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Komisaris Bank Jatim, Budi Setiawan. Rumah di bilangan Bhakti Husada III nomor 4 Surabaya itu datangi lembaga anti rasuah pada Kamis, 11 Juli 2019 siang kemarin.

Kedatangan Tim KPK ke rumah mantan kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim tersebut, dalam rangka penggeledahan sebagai bagian dari proses penyidikan perkara suap yang menjerat Supriyono selaku Ketua DPRD Tulungagung.

Supriyono merupakan tersangka kasus suap terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD serta APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015 hingga 2018.

Penggeledahan di rumah Budi Setiawan dilakukan setelah Tim KPK menggeledah kantor Bappeda, di Jalan Pahlawan, Kota Surabaya sehari sebelumnya, atau pada hari Rabu, 10 Juli 2019.

“Pada Hari Rabu (10/7/2019) dilakukan penggeledahan di satu lokasi, yaitu Kantor Badan Pembangunan Daerah Propinsi Jawa Timur. Dari lokasi tersebut disita sejumlah dokumen penganggaran,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam pesan tertulis yang beredar di awak media, Jumat (12/7/2019).

“Kemudian kegiatan penggeledahan dilanjutkan pada hari Kamis (11/7/2019) di empat rumah pribadi sejumlah pejabat yang masih aktif ataupun telah penisun di Badan Pembangunan Daerah Provinsi Jatim,” sambungnya.

Dari penggeledahan itu, Tim KPK mengaku mendapat sejumlah dokumen penting seputar bantuan keuangan untuk APBD Tulungagung yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, Tim KPK mendatangi rumah Budi Setiawan pada hari Kamis 11 Juli 2019 sekitar pukul 11.00 WIB. Dan meninggalkan rumah mantan Kepala Bappeda Pemprov Jatim ini sekitar pukul 15.00 WIB.

Kabar kedatangan KPK ini dibenarkan asisten rumah tangga Budi, Amindasah. Ia menceritakan, memang ada sejumlah orang berseragam KPK mendatangi rumah majikannya itu.

“Dari jam 11.00 WIB sampai jam 15.00 WIB. Gak tahu berapa orang, pakai seragam KPK,” tutupnya.

Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...