FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Dampak Gempa, Rumah di Jember Retak dan Atap Plafon SD Ambruk

Peristiwa     Dibaca : 81 kali Jurnalis:
Dampak Gempa, Rumah di Jember Retak dan Atap Plafon SD Ambruk
FaktualNews.co/Muhamad Hatta/
Plafon SDN Sumbersalak 05 ambrol

JEMBER, FaktualNews.co – Gempa yang berpusat di arah Barat Daya Nusa Dua, Bali sekitar pukul 07.18 WIB, bermagnitudo 6 Memberikan dampak di sejumlah bangunan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Rumah warga di Dusun Krajan 2, Desa/Kecamatan Kencong, mengalami retak pada tembok ruang tengah.

Kemudian dua ruang kelas di sekolah dasar negeri (SDN) Sumbersalak 05 Dusun Karanganyar, Desa setempat, Kecamatan Ledokombo, ambrol plafonnya akibat kejatuhan genting.

“Tadi pas gempa sekitar pukul 7 pagi, ada gempa besar itu. Sempat panik dan saya saat itu sedang siap-siap mau ke sawah,” kata salah seorang warga Dusun Krajan 2, Aan Junaedi, Selasa pagi (16/7/2019).

Akibat guncangan gempa yang besar itu, kata Aan panggilan akrabnya, mengakibatkan retakan di sejumlah ruangan rumahnya. “Itu di tembok dan pojokan tiang langsung muncul retakan. Lumayan cukup banyak! Di ruangan lain seperti kamar tidur juga ada. Tapi gak sampai ambruk,” katanya.

Sementara itu, menurut salah seorang guru SDN Sumbersalak 05, Nuriadi mengatakan, akibat gempa, dua ruang kelas di sekolahnya mengalami ambrol pada bagian plafon atapnya. Akibat kejatuhan genting. “Saat itu akan memulai pelajaran. Baru akan membuka salam, terasa guncangan gempa cukup keras. Langsung saya suruh murid-murid untuk keluar kelas,” kata Nuriadi saat dikonfirmasi wartawan.

Tidak lama setelah keluar dari ruangan kelas, dan diikuti para siswa lainnya di ruangan berbeda, lanjut Nuriadi, dua ruangan kelas salah satu tempatnya mengajar, mengalami ambruk pada bagian atap plafon.

“Akibat gempa, 2 ruang kelas ambrol (bagian) internit (plafon), karena kejatuhan genting. Beruntung semua siswa sudah keluar ruangan. Alhamdulillah tidak ada korban,” ungkapnya.

“Kebetulan kondisi plafon tidak layak, jadi terkena gempa, akhirnya ambruk itu,” imbuhnya.

Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...