FaktualNews.co

Pria Renta di Jember ini Tega Cabuli Anak Perempuannya yang Menderita Strok

Kriminal     Dibaca : 309 kali Jurnalis:
Pria Renta di Jember ini Tega Cabuli Anak Perempuannya yang Menderita Strok
FaktualNews.co/Muhamad Hatta/
Tersangka saat diperiksa di Mapolsek Ambulu

JEMBER, FaktualNews.co – Tragis yang dialami S (39) ini. Menjanda selama lima tahun dan terserang strok sejak enam bulan belakangan tidak menunjukkan deritanya segera berakhir. Perempuan asal Dusun Krajan Kidul RT 002 RW 021, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, malah menjadi korban pencabulan bapak kandungnya sendiri, Sukirman (65).

Modus yang dipakai pria renta ini mencabuli anaknya adalah dengan dalih memijat. Tapi bukannya memijat, pelaku malah memanfaatkannya untuk memuaskan nafsu.

“Sebelumnya korban sakit strok sudah enam bulan dan menjanda selama lima tahun. Karena korban tidak bisa menjalankan aktifitas sehari-hari, akhirnya tersangka selaku orang tua menawarkan untuk tinggal bersama di rumahnya,” kata Kapolsek Ambulu AKP Sugeng Piyatno,kepada wartawan, Rabu (24/7/2019).

Selanjutnya sejak Mei 2019, kata Sugeng, korban beserta anak-anaknya tinggal serumah dengan tersangka itu. “Pencabulan itu, dari pengakuan korban, tersangka sudah sering kali mencabuli dengan dalih memijat. Bahkan juga pernah menyetubuhi korban sebanyak 2 kali,” katanya.

Bahkan pada Senin (22/7/2019) lalu, lanjut Sugeng, sekitar pukul 14.00 WIB, ketika korban sendirian di dalam kamar rumahnya tiba-tiba tersangka masuk ke dalam kamar yg ditempati korban.

“Awalnya tersangka menawarkan diri untuk memijat, tetapi korban tidak mau karena sudah menduga apa yang akan terjadi setelah dipijat. Karena korban tidak mau, akhirnya tersangka menutup pintu kamar kemudian memaksa korban untuk disetubuhi.  Korban tidak berdaya karena kondisinya terkena strok” terangnya.

Ketika ada kesempatan, korban pun menyampaikan apa yang dialami ke saudara-saudaranya dan melapor ke Polsek Ambulu. “Tersangka diamankan di Mapolsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” pungkasnya.

Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...