FaktualNews.co

SiLPA Tinggi APBD 2018 Kabupaten Jember, Pengamat: “Sebabkan Daya Beli Masyarakat Turun”

Ekonomi     Dibaca : 161 kali Jurnalis:
SiLPA Tinggi APBD 2018 Kabupaten Jember, Pengamat: “Sebabkan Daya Beli Masyarakat Turun”
FaktualNews.co/Ilustrasi/
Ilustrasi (youtube.com)

JEMBER, FaktualNews.co – Tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) APBD 2018 Jember menurut Pengamat Ekonomi Universitas Jember (Unej) Edy Wahyudi, diduga menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat di Kabupaten Jember. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan UMKM.

Edy menjelaskan, SiLPA tinggi di suatu daerah, sepertinya Jember beberapa tahun terakhir, memberikan dampak tertentu. “Karena sejumlah program kegiatan dan proyek infrastruktur yang tidak berjalan. Hal ini berpengaruh,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/7/2019).

Sehingga masyarakat menengah ke bawah, kata pria yang juga dosen di FISIP Unej ini, tidak bisa bekerja untuk memperoleh penghasilan dari proyek tersebut. “Hal inilah yang kemudian menurunkan daya beli masyarakat. Jelas ini pun, juga berdampak terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Jember,” ungkapnya.

“Karena mayoritas konsumennya, adalah masyarakat menengah ke bawah,” sambungnya.

Terhadap persoalan ini, Edy pun memberikan masukan saran agar segera adanya perhatian dari Pemkab Jember akan tingginya SiLPA tersebut. “Ini menunjukkan kinerja Pemkab saat ini belum maksimal. Oleh karenanya harus ada perhatian khusus terkait hal ini,” katanya.

Perlu diketahui, beberapa tahun terakhir angka SiLPA di Kabupaten Jember cukup tinggi, bahkan pada tahun-tahun sebelumnya juga mengalami hal yang sama.

Tahun 2018, SiLPA Pemkab Jember mencapai Rp 713 miliar, yang lebih tinggi dibanding dengan tahun sebelumnya.

 

Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...