Kriminal

Tim Cobra Polres Lumajang Siap Tembak Begal Jalur Ranuyoso-Klakah

LUMAJANG, FaktualNews.co-Tingginya angka kejahatan jalanan di sepanjang Ranuyoso-Klakah, langsung mendapat respon cepat dari jajaran resort Lumajang.

Penempatan personel gabungan anggota Satreskrim bersenjata laras panjang terlatih yang tergabung dalam Tim Cobra, serta anggota Satlantas ini, disiagakan selama 24 jam dititik-titik rawan begal.

Pernyataan ini disampaikan langsung Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, usai pengaktifan kembali pos polisi Ranuyoso-Klakah.

“Tidak ada kata toleransi terhadap aksi kejahatan jalanan. Baik begal, pemalakan sopir bahkan bajing loncat. Kita akan sapu bersih semua,” tegas Arsal, Sabtu (26/7/2019).

Berdasarkan catatan kepolisian, dalam kurun 4 bulan terakhir, pembegalan terjadi sebanyak 3 kali di sepanjang jalur maut tersebut. Aksi mereka sudah meresahkan masyarakat.

Tidak hanya itu, pada 2018 lalu, dalam menjalankan aksinya, pelaku tak segan melukai hingga merenggut korban jiwa.

Lebih jauh diungkapkan, para korban biasanya telah dibuntuti pelaku sejak di wilayah Kabupaten Probolinggo. Para pelaku baru melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Lumajang.

“Karena kondisi jalanan yang menanjak dan menikung ditambah jauh dari pemukiman penduduk serta kurangnya pencahayaan, menjadikan wilayah itu tempat favorit para pelalu menjalankan aksinya,” ulasnya.

Selain itu, sektor polisi terdekat, berada cukup jauh dari perbatasan antar kabupaten tersebut.

Tak ingin menjadi langganan para penjahat jalanan, Arsal langsung meminta Kasatreskrim AKP Hasran, melakukan evaluasi. Meski terkesan sederhana, hasilnya cukup mencengangkan.

Pos Polisi yang berada di depan Pasar Buah Wates Wetan yang selama ini hanya dijadikan pajangan, rupanya menjadi titik lemah para pelaku.

Diketahui selama ini, apabila ada petugas yang menempati pos tersebut, dipastikan para pelaku begal jalanan mengurungkan niat jahatnya. Namun karena kekosongan petugas di pos inilah, pelaku kejahatan kian merajalela.

“Saat ini sudah saya perintahkan 4 personel bertugas di pos ini 24 jam penuh dengan 2 shift penjagaan. Dua dari personel lalu lintas untuk antisipasi kemacetan, dan dua personel Tim Cobra bersenjata laras panjang,” urai Arsal.

Arsal mengaku sudah memerintahkan agar dilakukan patroli dari perbatasan Probolinggo hingga Klakah. Dijelaskan pula, personel Tim Cobra yang ditempatkan di pos ini juga merupakan personel terlatih.

Menurut Kapolres, personel Tim Cobra di pos ini sudah digembleng kemampuan menembak dari atas motor. Mereka juga sudah mendapat perintah tembak di tempat bagi pelaku kriminal yang kedapatan membahayakan nyawa masyarakat.

Didukung kehadiran anggota satlantas yang bertugas mengurai kemacetan akibat volume kendaraan yang tak sebanding dengan lebar jalan, cukup signifikan menekan angka kejahatan.

Kemacetan dan kepadatan jalan selama ini, menjadi salah satu faktor munculnya aksi bajing loncat dan pemalakan sopir.