FaktualNews.co

Angka Penceraian Tinggi, PA Pamekasan Ingatkan Warga Hindari Nikah Dini

Peristiwa     Dibaca : 727 kali Penulis:
Angka Penceraian Tinggi, PA Pamekasan Ingatkan Warga Hindari Nikah Dini
FaktualNews.co/mulyadi
Panmud Hukum PA Pamekasan Hery Kushendar

PAMEKASAN, FaktualNews.co – Angka perceraian di Kabupaten Pamekasa cukup tinggi. Hingga akhir Juli 2019, pengajuan gugatan perceraian sudah menyentuh angka 900 kasus.

Hal tersebut diungkapkan Panmud Hukum Pengadilan Agama Pamekasan (PA) Hery Kushendar. Dikatakan, berdasarkan data di PA Pamekasan, setiap tahun angka penceraian mencapai 1.500 kasus.

Angka perceraian didominasi usia perkawinan yang sudah berjalan antara 7-10 tahun.  “Jadi angkanya cukup tinggi, karena rata-rata setahun yang mengajukan gugatan cerai sekitar 1.500-an,” katanya, Senin (29/07/2019).

Sedangkan tahun ini, Hery menjelaskan, sampai akhir Juli sudah ada pengajuan cerai 900 kasus. “Penyebab tingginya perceraian dikarenakan banyaknya suami yang tidak bertanggung jawab, serta permasalahan moral,” ujarnya.

Untuk mengurangi tingginya angka perceraian tersebut, ia meminta warga di Kabupaten Pamekasan bisa mengetahui tentang hukum pernikahan sebelum membina rumah tangga.

“Sebagai orang beriman, kalau sudah membina rumah tangga harus betul-betul bertanggung jawab dan juga mengetahui hukum dalam berumah tangga yang baik,” katanya.

Ia juga meminta, agar masyarakat tidak terburu-buru menjalani pernikahan, sebab nikah membutuhkan kematangan.

“Usia calon pengantin dalam berumah tangga juga mempengaruhi. Kalau belum saatnya menikah, jangan menikah dulu,” tandasnya.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono