FaktualNews.co

Di Tangan Tukang Las Lamongan, Barang Bekas Jadi Miniatur Moge

Unik     Dibaca : 245 kali Jurnalis:
Di Tangan Tukang Las Lamongan, Barang Bekas Jadi Miniatur Moge
FaktualNews.co/faisol
Ngatmu'in dan miniatur moge hasil karyanya dari barang bekas.

LAMONGAN, FaktualNews.co – Banyak cara untuk memanfaatkan barang bekas menjadi karya seni bernilai tinggi. Seperti yang dilakukan Ngatmu’in (42), warga Desa Lembor, Kecamatan Brondong, Lamongan ini. Mu’in berhasil memanfaatkan barang tidak nerguna di sekeliling rumahnya menjadi karya seni miniatur sepeda motor.

“Awal mendapatkan inspirasi membuat miniatur pada saat liburan bersama anak. Di tempat wisata tersebut saya melihat ada miniatur sepeda motor terbuat dari kayu,”ucapnya Sabtu (03/08/2019)

Dari situlah, lanjut Ngatumin yang berprofesi sebagai tukang las ini mendapatkan ide. Akhirnya saat pulang ke rumah mencari barang bekas yang ada di rumanya tersebut digunakan dengan serupa.

Meskipun, awalnya dirinya sangat kebingungan melakukan pekerjaan agar bisa membentuk nampak seperti nyata dengan mengunakan bahan yang tak terpakai, akhirnyapun dia bisa,

Pertama kali melakukan pembuatan sempat memikirkan terutama pembuatan mesin yang paling susah. “Karena bahan, tak ada yang yang sama dengan mesin layaknya sepeda motor hingga membuat lilitan kabel sediri meskipun diberikan tambahan tak begitu banyak untuk menyerupai mesin.” Terang Ngatumin.

“Kalau ban, saya mengunakan klaker sehingga tetap saja bisa berjalan seperti asli, Bahan paling banyak mengunakan kamprat atau rantai kecil berada di dalam mesin digunakan untuk asesoris atau di samping body miniatur sepeda motor tersebut.” jelas pria bapak dua anak ini.

Lebih jauh dirinya menambahkan, pembuatan yang paling mudah, adalah miniatur sepeda motor gede (moge). Akan tetapi sepeda motor yang seri-hari tentunya lebih rumit bagi dirinya. “Kalau sepeda motor, seperti RX king dan lainya tentunya lebih sulit digunakan,” ucapnya

Dikatakan, meskipun sama, pengerjaan minatur sepeda motor pastinya ada perbedan. “Saya, tak pernah membuat banyak, ya secukupnya bahan bekas yang saya kumpulkan itu saja dan tambahan sedikit las untuk menggandengkan antara besi satu dengan lainya,” imbuhnya.

.Untuk penjualan, hasil karya Mu’in hingga luar kota Lamongan. Diantaranya Bojonegoro,Tuban dan Gresik. Hasil kreatif Ngatmu’in ini biasanya sebagai hiasan dalam rumah untuk mempercantik ruangan yang ada.

Sementara harganya juga berfariatif mulai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu setiap miniatur sepeda motor, tergantung besar kecilnya.

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...