FaktualNews.co

Sapa Masyarakat, Bupati Trenggalek Jalan Kaki di Pawai Ethnic Carnival

Hiburan     Dibaca : 591 kali Penulis:
Sapa Masyarakat, Bupati Trenggalek Jalan Kaki di Pawai Ethnic Carnival
FaktualNews.co/Suparni/PB/
Bupati Trenggalek saat ikuti pelaksanaan kegiatan Pawai Ethnic Carnival.

TRENGGALEK, FaktualNews.co- Sebanyak 31 peserta ikut meriahkan Pawai Ethnic Carnival tingkat SMA/SMK/MA dan Umum, pelaksanaan tersebut sukses digelar Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dalam rangka memperingati  HUT RI Ke-74 tahun sekaligus memperingati Hari Jadi Trenggalek ke-825.

Pelaksaan tersebut dikemas sedemikian rupa dengan menonjolkan penampilan Bhineka Tunggal Ika sebagai upaya membangun toleransi dan kerukunan dengan tema Menuju Indonesia Unggul.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Bupati Trenggalek,  M. Nur Arifin tidak hanya membuka pelaksanaan tersebut, ia juga turut berjalan kaki bersama rombongan Sekretariat Daerah Pemkab dari start di SDN 1 Sumbergedong hingga finish di Pendopo Manggala Praja Nugraha Treggalek.

Disampaikan Arifin bahwa pelaksanaan Pawai Ethnic Carnival memang secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Untuk pelaksanaan dibulan ini dibagi menjadi beberapa waktu dan kategori, karena jika dijadikan satu hari maka akan selesai sampai malam.

“Apabila dilaksanakan sehari maka akan selesai hingga malam hari, sehingga memang dibagi menjadi beberapa kategori. Jika kemarin dibagi dari kategori dan telah dilaksanakan pawai tingkat SD dan SMP. Untuk saat ini dilaksanakan pawai di tingkat SMA/SMK dan Umum,” ungkapnya, Sabtu (3/8/2019).

Ditambahkan Arifin, jika dulu dalam pawai menampilkan kebudayaan dan warisan benda daerah lokal saja. Kali ini yang ditampilkan mulai dari warisan budaya lokal hingga nusantara.

Tujuan tersebut agar kita semua tidak hanya membanggakan daerah saja namun juga lebur dengan bhineka tunggal ika, agar ada toleransi dan upaya menumbuhkan kerukunan.

“Diharapkan dengan ditampilkannya warisan budaya nusantara maka semua akan melebur menjadi Bhineka Tunggal Ika. Pastinya sebagai upaya untuk menumbuhkan kerukunan dan toleransi,” pungkasnya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...