FaktualNews.co

Ini Mimpi Jazilah Annahdliyah pada Malam Sebelum Mbah Moen Meninggal Dunia

Peristiwa     Dibaca : 1171 kali Jurnalis:
Ini Mimpi Jazilah Annahdliyah pada Malam Sebelum Mbah Moen Meninggal Dunia
FaktualNews.co/Istimewa/
Jazilah Annahdliyah atau Ning Ana kanan saat berkunjung ke Mbah Maimun Zubair beberapa waktu lalu.

KEDIRI, FaktualNews.co – Kabar duka datang dari dunia pesantren. Sosok kyai sepuh karismatik KH Maimoen Zubair asal Sarang, Rembang, Jawa Tengah pada pagi tadi sekitar pukul 04.17 telah berpulang sesaat seusai melaksanakan sholat subuh berjamaah di Makkah.

Kepergian ulama kharismatik yang biasa disapa Mbah Moen itu meninggalkan duka yang mendalam bagi sanak keluarga dan santri yang pernah berguru kepadanya.

Keponakan Mbah Moen, Jazilah Annahdliyah saat dihubungi lewat telepon menuturkan bahwa malam sebelum kepergian almarhum ia bermimpi bertemu dengan pamannya tersebut bersama dengan KH Abdul Hamid Baydlowi yang tidak lain adalah ayah Jazilah Annahdliyah. Ayah perempuan yang akrab dipanggail Ning Ana ini sudah meninggal dunia lima tahun lalu.

“Di dalam mimpi saya, Mbah Moen bersama abah (ayah) saya. Saat itu, beliau dan abah berdiri tegap. Kemudian pakde (Mbah Moen) itu diusung orang banyak. Nah, ketika pakde turun itu abah hendak sungkem. Tapi keduanya berebut sungkem dan pakde menarik tangan abah, akhirnya tangan abah itu yang dicium oleh pakde dan keduanya ikut rombongan yang mengusung pakde tadi,” ujarnya, Selasa (6/8/2019).

Mimpi tersebut menurut Ning Annahdliyah terasa seperti nyata. Istri dari Abdurrahman Al Kautsar pengasuh Pondok Pesantren Ploso Mojo Kediri tersebut mengaku juga sempat menge-share ke medsos terkait mimpinya tersebut.

“Saya ceritakan kepada saudara-saudara saya dan saya sempat share juga ke medsos,” ungkapnya.

Ia menuturkan di dalam mimpinya itu terlihat ayahnya dan Kyai Maimoen sama-sama memakai baju serba putih, dan berjalan bersama-sama. “Abah dan pakde itu sama-sama mengenakan baju putih. Setelah saling sungkem keduanya berjalan bersama dengan para pengiringnya yang juga

 

Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...