FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Situs Kuno Sumberbeji Akan Jadi Cagar Budaya, Bupati Mundjidah : Ini Potensi!

Advertorial     Dibaca : 909 kali Penulis:
Situs Kuno Sumberbeji Akan Jadi Cagar Budaya, Bupati Mundjidah : Ini Potensi!
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Penandatangan dan penyerahan berkas hasil survei penyelamatan situs peninggalan kuno di Sendang Sumberbeji, Ngoro, Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co-Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendukung penuh upaya penyelamatan situs kuno yang ditemukan di kawasan sedang Sumberbeji Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, Rabu (7/8/2019).

Temuan tersebut selanjutnya akan ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat Kabupaten.

Hal ini diungkapkan Bupati Mundjidah Wahab usai menyaksikan pendandatangan berkas dan menerima laporan hasil eskavasi arkeologis Situs Sumberbeji oleh BPC Jatim di ruang Swagata Pendopo setempat.

“Kami akan menindak lanjuti hasil Survei Penyelamatan Situs Sumberbeji di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku”, ujarnya.

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab menyambut positif temuan situs Sumberbeji tersebut. Bupati menilai temuan tersebut adalah potensi.

Oleh karenanya, dia meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar dapat menangkap potensi yang ada dan menindaklanjuti temuan ini sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Menurut Mundjidah, kekayaan alam yang ada ini harus disyukuri dan terus dilestarikan.

“Kalau saat ini ditemukan situs di Sumberbeji ini, ada sumber airnya semoga memberikan manfaat bagi masyarakat. Mungkin ini bisa menjadi Potensi Pariwisata, Potensi BUMD untuk sumber mata airnya,” kata Bupati Mundjidah.

Bupati Mundjidah berharap situs ini terus dikaji, ditelaah terlebih dahulu bersama Tim Ahli. “Semoga temuan ini memberikan manfaat bagi Indonesia dan masyarakat Jombang khususnya”, tandasnya.

Penandatangan dan penyerahan berkas itu sendiri merupakan syarat pemberkasan penetapan Cagar Budaya Peringkat Kabupaten.

Selain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga setempat serta BPCB Jatim, hadir pula dalam proses tersebut Kepala Desa Kesamben.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya BPCB) Provinsi Jawa Timur, Andi Muhammad Said, menjelaskan, bangunan mirip saluran air (kanal) yang diduga merupakan peninggalan era Majapahit. Ditemukan warga saat membersihkan endapan lumpur di area Sendang.

Selanjutnya, temuan tersebut di lakukan survei penyelamatan selama lima hari pada Minggu lalu.

Dalam upaya ini, kembali ditemukan struktur bangunan lain yang lebih besar dibeberapa titik dalam satu lokasi. Sekilas, bangunan tersebut mirip dengan Candi Tikus di Trowulan, Mojokerto.

Berdasarkan bata merah kuno yang digunakan, lanjutnya, bangunan mirip saluran air atau kanal itu diduga diperkirakan berasal dari Masa Majapahit abad 13-15 Masehi. Kata Said, ini didasarkan pada tiga aspek.

Ketiganya, tipologi bata penyusun struktur petirtaan, temuan lepas hasil kegiatan survei penyelamatan, dan sebaran cagar budaya di Jombang.

“Yakni masa raja perempuan Majapahit Tribuwana Tunggadewi di setiap sisinya ada pancurannya,” tutur Said.

Dia berharap, temuan ini terus dideteksi,dikaji hingga nampak bentuk utuhnya.

“Tentu saja hal ini tidak akan selesai pada tahun ini, karena harus didaftarkan dan ada penetapan status cagar budaya. Dan untuk itu perlu ada Tim Ahli, SK Bupati bahkan mungkin perlu adanya peraturan daerah pengelolaan cagar budaya,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono
Tags