FaktualNews.co

Diduga Keracunan Permen, Dua Emak-emak di Probolinggo Pingsan

Peristiwa     Dibaca : 281 kali Penulis:
Diduga Keracunan Permen, Dua Emak-emak di Probolinggo Pingsan
Bungkus permen berbentuk mirip buah dan tas, diduga beracun,

PROBOLINGGO, FaktualNews.co – Diduga keracunan setelah memakan permen, dua emak-emak warga Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pingsan pada malam takbir Idul Adha.

Dua ibu rumah tangga yakni Husniati (40) dan Yuliati (40) ini, kemudian dilarikan ke Puskesmas Pajarakan, untuk mendapatkan perawatan medis.

Kepala Desa setempat, Bawon Santoso mengatakan, keduanya mendadak pingsan setelah mengonsumsi permen di warung milik Baeri, warga setempat. Permen itu, dibungus berbentuk mirip tas dan buah, berwarna kuning dan merah.

“Husniati langsung dibawa ke Puskesmas Pajarakan oleh perangkat desa. Sementara Yuliatin, meski sempat pingsan, tapi dia nggak bersedia dibawa ke Puskesmas,” kata Bawon, Minggu (11/8/2019).

Bawon menuturkan, permen yang diduga penyebab petaka ini dibeli oleh anak Husniati, sekitar pukul 19.00 WIB. Lalu, Husniati dan Yuliati memakannya, masing-masing 3 buah permen.

“Belum 5 menit, tiba-tiba lidah keduanya kaku. Pikiran keduanya seakan terganggu. Keluarga korban yang panik, lalu membawanya ke Puskesmas,” lanjutnya.

Mendapati keterangan dari pihak keluarga, Bawon mengaku sempat mendatangi pemilik warung. Setelah itu, melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Katanya, permen itu didapat dari sales. Permennya, sebagian sudah saya serahkan ke perawat untuk diperiksa,” jelas Bawon.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pajarakan, Iptu Kurdi mengatakan, jika pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan, dengan meminta keterangan pada sejumlah warga.

“Kita sudah mengambil sampel permen yang masih ada. Kita masih lidik. Jadi, kita masih belum bisa menyimpulkan penyebab pastinya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diunggah, Husniati masih menjalani perawatan di Puskesmas Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas
Tags
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...