FaktualNews.co

Praktisi Hukum Sholihin Rusli :

Perbup Jombang Tentang Pengisian Perangkat Desa, Tidak Rasional

Peristiwa     Dibaca : 354 kali Jurnalis:
Perbup Jombang Tentang Pengisian Perangkat Desa, Tidak Rasional
FaktualNews.co/Dokumen/
Ilustrasi.

JOMBANG, FaktualNews.co – Terkait pengisian perangkat desa di Jombang yang diatur dalam Perbup (Peraturan Bupati) dengan komposisi penilaian 70% test tulis dan 30% penilaian wawancara kepala desa. Praktisi hukum Sholihin Rusli menilai tidak memiliki rasionalisasi yang jelas.

Karena itu, Sholihin Rusli mengatakan, Perbup yang mengatur pengisian perangkat desa itu  harus bertanggung jawab tentang  perbandingan tersebut.

“Perbup harus bertanggungjawab terhadap kesimpulan perbandingan 70:30. Angka perbandingan tersebut rasionalisasinya seperti apa? Inilah yang jadi persoalan,” ujar Sholihin kepada FaktualNews.co Jum’at (16/8/2019).

Menurut Sholihin, percuma saja tes akademik dilakukan dengan cara computer assisted test (CAT) dibuat dan dilaksanakan oleh lembaga kredibel bila nilai wawancara masih bisa dimainkan.

Mantan anggota DPRD Jombang ini menandaskan, akan berbeda bila komposisinya dirubah, 85% CAT dan 15% wawancara kepala desa.

“Bisa juga dengan komposisi tetap tetapi peran kepala desa dipangkas, wawancara dilakukan oleh pihak ketiga yang independen dan kredibel. Kalau masih seperti ini hanya ‘habis-habisin’ anggaran,” jelas Sholihin.

Sholihin menegaskan, kenyataan tersebut membuktikan Pemerintah Kabupaten Jombang bertindak ceroboh. Pemkab Jombang, membiarkan peluang munculnya permainan dalam rekrutmen  perangkat desa.

“Demikian juga situasi ini menunjukkan bahwa DPRD tidak mampu melakukan sistem kontrol pemerintahan yang baik,”pungkas Sholihin.

Editor
Nurul Yaqin
Dapatkan Berita Terbaru Via:
Whatsapp
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...