FaktualNews.co

Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Mebel Ludes Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 199 kali Penulis:
Diduga Gara-Gara Puntung Rokok, Pabrik Mebel Ludes Terbakar
FaktualNews.co/Muhammad Hatta
Upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran toko mebel.

JEMBER, FaktualNews.co – Kebakaran melanda salah satu toko mebel di Dusun Krajan, Desa Curah Malang, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (18/8/2019) pagi. Diketahui, kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Dalam proses pemadaman api, selain dibantu warga, 2 unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Mako A Jember dan Mako Rambipuji diturunkan. Proses pemadaman juga dibantu TRC BPBD Jember.

Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta. Penyebabnya, diduga akibat putung rokok pekerja mebel yang mengenai serbuk gergaji bekas pembuatan mebel.

“Kejadiannya pagi sekitar pukul 6 pagi. Kebakaran ini pertama kali diketahui istri pemilik gudang pak Sofi Ibrahim dari kepulan asap yang berasal dari gudang belakang,” kata Agus Mujiono, penjaga gudang saat dikonfirmasi wartawan.

Kemudian Agus dipanggil, dan mengecek sumber asap yang semakin mengepul banyak.

“Dipadamkan dengan cara disiram air dan juga dibantu warga. Tapi karena api semakin membesar, salah satu teman saya memanggil petugas Damkar,” katanya.

Menurut Agus, kebakaran tersebut disebabkan karena puntung rokok yang masih menyala. “Ada puntung rokok, ya dugaannya itu, mungkin dari pegawai toko ini. Yang kena ke serbuk gergaji bekas pembuatan mebel itu,” katanya.

Tidak lama berselang, petugas Damkar datang dengan 2 unit mobil, dan langsung berupaya memadamkan api.

Hingga berita ini ditulis, upaya pemadaman dan pendinginan masih dilakukan. “Untuk sumber api berasal dari gudang, dan memang banyak benda-benda mudah terbakar,” kata Danru Mako A Damkar Pemkab Jember, Suharto, saat dikonfirmasi terpisah.

Untuk penyebab kebakaran, katanya, masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kalau kami masih belum tahu pasti penyebab kebakaran, asalnya dari gudang belakang toko mebel ini. Kerugian ditaksir Rp 300 Juta,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...