FaktualNews.co

Kasus Tewasnya Santri di Mojokerto, Oknum Pengurus Pondok Jadi Tersangka

Peristiwa     Dibaca : 145 kali Jurnalis:
Kasus Tewasnya Santri di Mojokerto, Oknum Pengurus Pondok Jadi Tersangka
FaktualNews.co/Amanullah/
Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Sholihin Fery.

MOJOKERTO, FaktualNews.co Oknum pengurus Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Desa Awang-Awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, WN (17), warga Pacet, Kabupaten Mojokerto, ditetapkan menjadi tersangka. Demikian ini terkait dalam kasus penganiyaan santri yang berakibat meninggal dunia.

“Sudah kita tetapkan satu orang pelaku anak,’’ ungkap Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP M. Solikhin Fery, Kamis (22/08/19).

Dugaan penganiayan berat hingga berujung tewasnya seorang santri AR (16), di Ponpes Mamba’ul Ulum. Tersangka WN kini sudah mendekam di tahanan Mapolres Mojokerto.

Peningkatan status ini tak lepas dari hasil penyelidikan sekaligus gelar perkara yang dilakukan penyidik dalam kurun waktu 1×24 jam, pada Rabu (21/08/19). Pelaku, secara spontan melakukan penganiayaan.

Akibat tindakan tak terkontrol WN selaku senior santri sekaligus pengurus pesantren, membuat AR mengalami luka serius pada bagian kepala dan wajahnya. Korban AR pun akhirnya meninggal di Rumah Sakit Islam Sakinah, Mojokerto lantaran mengalami cidera otak berat.

“Hasil autopsi korban meninggal, akibat luka di kepala. Tengkoraknya bagian belakang pecah,”ujar AKP Fery Kamis (22/8/2019).

Sebelumnya, polisi telah melakukan pemeriksaan sebanyak empat saksi, termasuk pelaku. Tersangka WN ditetapkan sebagai pelaku tunggal atas penganiayaan berat hingga berujung korban meninggal dunia.

Sementara itu, Kapolsek Mojosari, Kompol Anwar Sudjito menyatakan, akibat pukulan dan tendangan pelaku, kepala Ari membentur dinding kamar asrama. Korban luka parah di kepala belakang sebelah kanan. Korban tewas saat menjalani perawatan di RSI Sakinah, Mojokerto, pada Selasa (20/8/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

 

Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...