FaktualNews.co

Main di Kandang, Arema FC Gagal Kalahkan PSIS Semarang

Bola     Dibaca : 70 kali Jurnalis:
Main di Kandang, Arema FC Gagal Kalahkan PSIS Semarang
FaktualNews.co/istimewa
Situasi pertandingan Arema FC vs PSIS Semarang.

MALANG, FaktualNews.co–Arema FC hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1, saat menjamu PSIS Semarang, dalam laga pekan ke-17 Liga 1 Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (31/8/2019) malam.Malang

Padahal, selain bertindak sebagai tuan rumah, Arema FC juga unggul jumlah pemain sejak menit ke-62, menyusul pemain PSIS Semarang diganjar kartu merah.

Meskipun Arema FC sudah unggul 1-0 lebih dulu dari tamunya, PSIS, sejak menit ke-16, Arema FC akhirnya harus puas dengan meraih poin 1.

Itu setelah Mahesa Jenar (sebutan PSIS) berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Claudir Marini di menit ke-77. Saat itu PSIS hanya diperkuat 10 pemain.

Hasil imbang ini membuat Arema tertahan di peringkat empat. Sementara bagi PSIS, mencuri poin di kandang lawan membuat mereka bertengger di peringkat 13 dengan membukukan 16 poin.

Begitu babak pertama dimulai, Arema FC berusaha tampil menekan, demi mewujudkan ambisi mereka untuk menang dan lanjutkan tren positif jelang berakhirnya paruh pertama musim ini.

Ambisi tim Singo Edan membuahkan hasil. Hamka Hamzah berhasil membuat tuan rumah memimpin lebih dulu, saat dia berhasil menceploskan umpan Sylvano Comvalius dengan sundulan kepalanya di menit ke-16.

Tepat di menit 40, peluang kembali didapat tuan rumah. Sayangnya tembakan kaki Makan Konate hanya melambung.

Begitu juga saat Hamka Hamzah mencoba lancarkan tendangan bebasnya menjelang injury time. Bola nyaris menjebol gawang PSIS, kalau saja Jandia tak sigap mengamankan gawangnya. Sementara bola rebound coba dimanfaatkan Comvalius.

Beruntung berhasil dihalau para pemain belakang tim tamu. Laga di babak pertama pun berakhir 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Pada babak kedua, PSIS punya peluang tendangan bebas di menit 47. Sayangnya, bola masih melambung.

Kedua tim langsung berusaha saling menekan di awal babak kedua, bahkan termasuk Arema yang sudah memimpin 1-0.

PSIS kembali punya peluang emas di menit 56. Namun, sundulan Wallace gagal bersarang di gawang tuan rumah.

Giliran Comvalius yang punya peluang emas untuk menggandakan gol Arema. Namun, ia gagal sarangkan bola hasil tendangan bebas Makan dengan sundulannya kepalanya.

Bola hanya memantul di depan mulut gawang PSIS, sementaa Hamka pun gagal mendorongnya masih gawang lawan.

PSIS harus bermain dengan 10 pemain saat Ryan Ardiyansah akhirnya diganjar kartu merah di menit 62 setelah menerima kartu kuning kedua.

Ryan dinilai telah lakukan pelanggaran keras terhadap Dendi Sulistyawan, saat pemain Arema tersebut tengah menggiring bola.

Perjuangan keras tak kenal lelah yang dilakukan anak-anak PSIS yang hanya bermain 10 orang, akhirnya membuahkan hasil.

Claudir Marini sukses menyarangkan tendangan bebasnya ke gawang Arema di menit 77. Skor berubah menjadi 1-1.

Makan Konate punya peluang cantik saat laga tersisa dua menit lagi, yang sayangnya telah disia-siakan Hamka di depan mulut gawang PSIS.

Jandia pun melakukan penyelamatan gemilang, dengan terbang menangkap bola yang mengancam gawangnya.

Begitu juga saat Arema, sekali lagi, mengancam gawang Jandia. Beruntung kali ini, bola hanya melambung.

Hamka nyaris mencetak gol kemenangan saat ia kembali mencoba menyundul bola dan menyarangkannya ke gawang PSIS. Tapi beruntung, bola berhasil ditangkap dengan sigap oleh Jandia.

Arema terus berusaha menggempur pertahanan tamu mereka di menit-menit akhir pertandingan.

Namun, tak ada satu pun peluang yang masih gawang PSIS, bahkan peluang cantik Arthur Cunha pun hanya melambung.

Wasit akhirnya peluit panjang tanda laga usai, hasil Arema FC vs PSIS Semarang berakhir dengan skor 1-1.

Susunan Pemain

Arema FC: Sandi, Ridwan, Hamka Hamzah (c), Arthur, Agil, Jayus, Nasir, Makan Konate, Dendi, Ricky Kayame, Sylvano Comvalius.

PSIS Semarang: Jandia, Riyan, Walllace (c), Soni, Pasamba. Arthur Bonai, Bayu Nu, Heru, Septian David, Claudir, Komaruddin.

Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...