FaktualNews.co

Diduga Cabuli Balita, Oknum ASN Dilaporkan Polisi

Peristiwa     Dibaca : 289 kali Penulis:
Diduga Cabuli Balita, Oknum ASN Dilaporkan Polisi
FaktualNews.co/Istimewa/
Puspa Pahlupi, kuasa hukum ibu korban di Mapolresta Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Pelecehan seksual terhadap anak kembali mencuat di Mojokerto. Seorang balita berinisial A (4) dikabarkan menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang oknum ASN berinisial TA di lingkungan tempat korban sekolah.

Ibu korban, AP (39), didampingi kuasa hukumnya Puspa Pahlupi dan Cakra Wijaya Kusuma telah melaporkan kasus tersebut ke Unit PPA Satreskrim Polres Kota Mojokerto, Kamis (5/9/2019) kemarin.

“InsyaAllah, hari ini, penyidik sudah mulai melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi,” kata Puspa, Jum’at ( 06/09/19).

Ibu korban menjelaskan, kasus pelecehan itu terjadi pada Senin (26/8/2019) lalu di lingkungan sekolah korban. Terungkapnya kasus itu berdasarkan pengakuan korban kepada kakaknya usai pulang sekolah.

“Pulang sekolah anak saya mulai rewel. Saya tanya kenapa, tidak dijawab. Nangis terus. Perasaan saya gak enak. Malamnya, entah bagaimana saya insting lihat bagian vital anak saya, dan ternyata ada bengkak. Kemudian dipertegas penjelasan kakaknya. Akhirnya saya putuskan untuk visum,” ujarnya.

Menurut AP, pascakejadian pun kasus dugaan pelecehan seksual itu langsung dilaporkan ke Mapolresta. Sayangnya, hingga dia datang kembali Mapolresta belum ada perkembangan yang berarti. “Makanya, saya ke sini (Mapolresta) untuk tanya perkembangannya,” ungkap ibu korban.

Puspa Pahlupi menyatakan, kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi sekarang ini harus menjadi atensi semua pihak. Apalagi, sedang banyak kasus yang sama belakangan mencuat ke publik dan membuat para orang tua khawatir anaknya akan menjadi korban berikutnya.

“Mari kita sama-sama kawal, karena kasus seperti ini dampaknya sampai korban dewasa. Ini juga masalah masa depan anak,” tegasnya.

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...