FaktualNews.co

IPAL RPH Baru di Situbondo Sebarkan Bau Busuk, Disnakwan Akui Salah Elevasi

Peristiwa     Dibaca : 64 kali Jurnalis:
IPAL RPH Baru di Situbondo Sebarkan Bau Busuk, Disnakwan Akui Salah Elevasi
FaktualNews.co/fatur
IPAL RPH Baru di Situbondo yang sebarkan bau busuk menyengat.

SITUBONDO, FaktualNews.co-Diduga karena tidak berfungsi maksimal, Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal) di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Situbondo menyebarkan bau busuk yang sangat menyengat.

Akibatnya, puluhan warga sekitar dan para pengendara kendaraan bermotor yang melintas, mengeluhkan aroma busuk yang berasal dari RPH berlokasi di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo itu.

“Katanya sudah dibuatkan IPAL dengan anggaran APBD 2018 sebesar Rp 196 juta lebih. Tapi kok masih mengeluarkan bau busuk. Terus fungsi IPAL itu untuk apa,” kata Imam, warga Desa Sumberkolak, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya, jika IPAL di RPH Sumberkolak itu memang sudah berfungsi sebagaimana mestinya, pihaknya yakin tidak ada bau busuk yang menyengat.

Selain itu, limbah yang sudah masuk setelah diproses di IPAL yang tersedia juga akan menghasilkan semacam biogas.

“Biasanya setelah keluar dari IPAL itu sudah menjadi air bersih dan tidak berbau, serta menghasilkan biogas. Namun, justru ini mengeluarkan bau busuk menyengat,” beber Imam.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakwan) Kabupaten Situbondo, Udin Riwansia mengatakan, bau menyengat yang menyerang warga itu karena IPAL yang baru saja selesai dibangun itu salah ukuran.

Selain itu, elevasinya juga salah. Sehingga tidak mampu menampung limbah dari sejumlah sapi yang dipotong setiap hari.

“Jangankan 10 sampai 15 ekor sapi yang dipotong setiap hari, satu ekor saja sudah susah dan limbahnya meluap. Untuk mengurangi aroma busuk kami masih cari solusinya,” ujar Udin.

Editor
Sutono Abdillah

YUK BACA

Loading...