FaktualNews.co

Diduga Mengalami Laka Laut Saat Cari Kerang, Dua Warga Trenggalek Menghilang

Peristiwa     Dibaca : 886 kali Penulis:
Diduga Mengalami Laka Laut Saat Cari Kerang, Dua Warga Trenggalek Menghilang
FaktualNews.co/Suparni/PB/
Petugas bersama warga masyarakat melakukan pencarian terhadap korban.

TRENGGALEK,FaktualNews.co – Nasib nahas menimpa Jayat (40) dan Siswanto (32), keduanya  warga Desa Watu Agung, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Pasalnya, kedua orang tersebut saat mencari karang dan rumput laut, di laut samodra lepas wilayah Pathuk Mukus, masuk Desa Ngulung Kulo, Kecamatan Munjungan, sejak Selasa (10/9/2019) lalu menghilang.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Kasubbag Humas Polres Trenggalek, Iptu Supadi membenarkan peristiwa tersebut. Korban menghilang sejak Selasa (10/9/2019) dan pihak keluarga baru melapor pada Rabu (11/9/2019).

“Dugaan sementara korban mengalami laka laut pada saat mencari rumput laut. Proses pencarian terhadap korban sampai saat ini terus dilakukan. Namun hingga sekarang korban belum diketemukan,” ungkapnya, Kamis (12/9/2019).

Disampaikan Supadi, kejadian nahas yang menimpa korban itu berawal, kedua korban bermaksud mencari kerang dan rumput laut di lokasi Pathuk Mukus, Munjungan.

Begitu sampai di tempat kejadian perkara (TKP) mereka langsung mencari rumput laut. Dimungkinkan korban juga belum paham lokasi.

Sebab pada saat itu situasi sangat berbahaya, karena gelombang laut selatan sangat tidak bersahabat atau sangat ganas.

Kedua korban tetap nekat untuk mencari rumput laut. Saking asyiknya mencabuti rumput laut, sampai terlena dan mereka diduga hantam ombak hingga jatuh ke laut.

Upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh petugas gabungan. Termasuk menyisir di titik lokasi kejadian. Dan telah ditemukan barang bukti berupa sepeda motor serta bekal korban dipinggir jalan.

“Kedua korban tersebut dimungkinkan digulung ombak dan diperkirakan mereka tidak bisa berenang. Kendati demikian pencarian terhadap korban sampai sekarang terus diupayakan,” pungkas Supadi.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...