FaktualNews.co

Rekeningnya Dibobol Melalui SMS Banking, Warga Situbondo Lapor Polisi

Peristiwa     Dibaca : 138 kali Jurnalis:
Rekeningnya Dibobol Melalui SMS Banking, Warga Situbondo Lapor Polisi
Ilustrasi

SITUBONDO, FaktualNews.co – Hati-hati jika ditelpon orang yang tak dikenal (OTD), agar tidak mengalami nasib seperti yang dialami Moh Arman Satiman (31) warga asal Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Gara-gara menerima telepon dari OTD, uang milik korban Moh Arman Satiman, sejumlah Rp 12,7 juta lebih, di rekening BCA miliknya, mendadak lenyap.

Saat ini, kasus pembobolan rekening melalui SMS-Banking tersebut dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo.

Informasi yang dihimpun, kasus pembobolan rekening BCA milik korban Moh Arman Satiman itu berawal, korban menerima telepon dari orang yang tak dikenal, dan memberitahukan jika korban mendapat voucher sebesar Rp 1 juta dari provider telpon selular.

Bahkan, terlapor langsung memandu korban agar mendatangi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA, tanpa memutus sambungan dari terlapor. Begitu sampai di ATM BCA di dalam toko ritel waralaba di Pasar Panarukan, terlapor meminta korban untuk memasukan kode yang dikirim oleh terlapor.

Setelah itu, sambungan telepon dengan terlapor terputus. Nah, saat saldo rekeningnya dicek, ternyata berkurang sebesar Rp.12,7 juta.

Sadar menjadi korban penipuan, Arman Satiman pun langsung melaporkan kasus yang dialaminya ke Mapolres Situbondo.

“Karena terlapor mengabarkan saya mendapat hadiah voucher dari kartu Hallo sebesar Rp 1 juta, saya langsung mengikuti semua yang diperintahkan oleh terlapor,” ujar Moh Arman Satiman, Minggu (14/9/2019).

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo membenarkan laporan penipuan dengan modus mengiming-imingi korban mendapat hadiah voucher senilai Rp 1 juta tersebut.

“Agar kasus serupa tidak terulang di Situbondo, saya menghimbau kepada warga Situbondo agar hati-hati jika mendapat telepon dari orang yang tidak dikenal,” imbau Iptu Nanang Priyambodo.

Editor
Arief Anas
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...