FaktualNews.co

Sepakati Perubahan, 6 Partai di Kediri Berkoalisi

Politik     Dibaca : 732 kali Penulis:
Sepakati Perubahan, 6 Partai di Kediri Berkoalisi
FaktualNews.co/Istimewa/
Sentot Djamaluddin, ketua DPC PKB Kabupaten Kediri.

KEDIRI, FaktualNews.co – Menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020, enam partai di Kediri dikabarkan telah melakukan koalisi untuk mengusung satu calon yang nantinya akan maju di Pilkada. Enam partai itu yakni, PKB, NasDem, PAN, PKS, Demokrat dan PPP.

Sentot Djamaluddin, ketua DPC PKB Kabupaten Kediri saat dihubungi membenarkan adanya kabar koalisi tersebut. Menurutnya, pada Jumat (20/9/2019) pihaknya bersama lima pengurus partai lainnya telah melakukan pertemuan secara tertutup dan menyepakati adanya koalisi.

“Enam partai itu telah sepakat untuk berkoalisi dalam mengusung calon pada Pilbup kedepan. Jadi total kursi dari hasil koalisi enam partai ini menjadi 19 kursi,” ujar Sentot.

Sentot mengatakan, koalisi tersebut dilandasi atas dasar keinginan adanya perubahan di Kabupaten Kediri. Pihaknya sangat sadar untuk memenangkan Pilbup Kediri tidak mudah. Oleh karenanya diperlukan komunikasi politik yang baik dan berkoalisi dengan partai lain.

“Masyarakat perlu dihadirkan sosok yang baru memimpin Kediri. Karena kalau tidak berubah maka tidak berubah pula kebijakannya,” ungkapnya.

Selain itu, secara diam-diam koalisi ini juga telah melakukan tahapan pembukaan penjaringan bakal calon bupati.

“Kini sudah ada lima calon yang mendaftar. Tetapi nanti saja saya beri tahu nama-namanya. Tentunya sejumlah nama ini masih kita tampung dan akan kami bicarakan dengan partai koalisi,” ucapnya.

Yang jelas menurut Sentot, pemilihan nama-nama sejumlah bakal calon harus sesuai dengan harapan bersama yakni bersungguh-sungguh untuk membangun Kabupaten Kediri menjadi lebih baik lagi.

“Insyaallah, mereka nantinya adalah calon yang terbaik dan khususnya dapat merubah Kabupaten Kediri menjadi lebih maju dan lebih baik lagi,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh