Peristiwa

Lokasi Longsor Bantaran Bengawan Solo di Lamongan, Terus Bertambah

LAMONGAN, FaktualNews.co – Selama musim kemarau tahun ini telah terjadi delapan lokasi longsor, di sepanjang bantaran Bengawan Solo di wilayah Lamongan, Lokasi longsor terus bertambah seiring dengan longsornya bantaran di Desa Karanggeneng, Kecamatan Laranggeneng. Dua diantaranya dekat dengan permukiman penduduk.

Hal tersebut berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan. “Hasil pengamatan dan kaji cepat dari BPBD, tahun ini ada sekitar delapan titik. Lokasinya ada di wilayah Kecamatan Karanggeneng, Laren dan Kalitengah,” kata Muslimin, Kasi Tanggap Darurat, BPBD Lamongan, saat meninjau lokasi longsor di Karanggeneng, Minggu (6/10/2019).

Dua titik longsor diantaranya bersentuhan langsung dengan permukiman penduduk yang berada di Kecamatan Laren, yakni Desa Plangwot dan Dusun Gendong, Desa Laren.

Banyaknya titik longsor di bantaran Bengawan Solo disebabkan beberapa hal. Diantaranya adalah turunnya debit air, aktifitas pompa irigasi serta aktifitas penambangan pasir yang mulai tidak terkendali.

“Sebagian longsor dipengaruhi air surut sangat drastis, seperti pompa irigasi yang menyedot air berimbas pada menggerus tanah di dasar sungai.” terangnya.

Muslimin menambahkan, BPBD Lamongan akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, untuk mencari solusi longsor yang hampir setiap tahun terjadi tepatnya saat musim kemarau.