FaktualNews.co

Memakai Baju Tentara, Warga Lamongan Selamat Pasca Kerusuan di Papua

Nasional     Dibaca : 110 kali Jurnalis:
Memakai Baju Tentara, Warga Lamongan Selamat Pasca Kerusuan di Papua
FaktualNews.co/faisol/
Subur warga Lamongan, korban kerusuhan di Wamena yang berhasil pulang.

LAMONGAN, FaktualNews.co – Pasca kerusuhan di Wamena, Jayawijaya beberapa hari lalu. Kini, sejumlah warga yang mengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing dari Jayapura. Mereka berhasil pulang dengan selamat.

Seperti yang diceritakan. Subur (47), asal Desa Njugo, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. Subur berhasil pulang dari jalur mandiri, ia salah satu penggungsi dari Wamena.

Kepala Dinas Sosial Lamongan, Moh Kamil mengatakan, salah satu warga Lamongan, berhasil pulang bertemu dengan keluarganya. “Orangnya nyleleng saat diajak bicara, mungkin masih ada tekanan dan trauma.” kata Kamil Senin (7/10/2019), usai penjemputan dari gedung transit.

Meski Subur bekerja rantau di bumi Cendrawasih sebagai penjual sepatu selama dua tahun hingga bisa pulang naik kapal. Dia pulang tak membawa apa-apa pasca bentrok.

Kebanyakan korban adalah pendatang, mereka bisa pulang, meski tidak punya apa-apa. “Yang penting bisa pulang sudah selamat. Untuk menyiasati bisa lolos dari kerusuhan saat itu saya memakai baju tentara, karena hanya memakai baju TNI saya bisa selamat.”ucap Kamil menirukan Subur.

Pengungsi di Wamena saat ini masih bertahan di Kodim 1702/Jayawijaya, Polres Jayawijaya, Koramil 1702-03/Wamena dan Subdenpom Wamena. “Ada ratusan warga Lamongan yang berada di Papua. Sekitar 200 lebih kepala keluarga.” imbuhnya.

Kepala Dinsos menambahkan, jika nanti warga yang sudah pulang, sementara akan ditampung di kantor Dinsos, sambil menunggu rapat forkompimda. ” Pemerintah akan memberikan yang terbaik, dan yang paling sulit mengobati trauma korban yang datang dari Papua.” terang Kamil.

Saat ini Dinsos menunggu warga Lamongan dari Papua yang direncanakan pemberangkatan pulang tanggal 9 Oktober nanti menggunakan pesawat Hercules TNI AU.

 

Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...