FaktualNews.co

Tuduh Panitia Pilkades Amatiran, Ratusan Warga di Pasuruan Segel Balai Desa

Birokrasi     Dibaca : 47 kali Jurnalis:
Tuduh Panitia Pilkades Amatiran, Ratusan Warga di Pasuruan Segel Balai Desa
FaktualNews.co/aziz
Warga yang mendatangi kantor Balai Desa Ketangirejo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (9/10/2019) siang.

PASURUAN, FaktualNews.co – Ratusan warga Desa Ketangirejo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, mengepung kantor balai desa setempat, Rabu (9/10/2019) siang.

Kehadiran warga yang merupakan salah satu pendukung bakal calon kepala desa (bacakades) ini, menuntut keadilan pada panitia pilihan kepala desa (pilkades).

Saat di lokasi, mereka kecewa lantaran tak mendapati seorang pun panitia pilkades di kantor balai desa. Warga juga pendukung salah satu bacakades, inisial BG itu, meminta kejelasan panitia atas digugurkannya calon mereka.

“Kami menyesalkan pada panitia yang menggugurkan pencalonan,” ujar Salim, salah satu warga setempat, Rabu (9/10/2019).

Para pendemo ini menyesalkan sikap panitia yag dinilai arogan yang dianggap mencederai demokrasi. Digugurkan pencalonannya BG sendiri, lantaran yang bersangkutan mantan narapidana, dengan alasan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbub).

“Ini bentuk arogansi. Mengapa kok bukan saat pendaftaran ditolak,” tambah Abdul Latif, warga lainnya, dengan nada kesal.

Mereka menyayangkan karena adanya ketidakadilan dalam proses pilkades tersebut. Karenanya warga menuntut agar panitia pilkades Ketangirejo bertindak profesional.

Karena tak ada seorang pun panitia di balai desa, mereka kemudian menyegel kantor balai desa dengan dipasangi bambu dan kayu di pintu pagar dengan cara diikat, bahkan dirantai serta dikunci.

Mereka menginginkan agar panitia pilkades tidak serta merta mengambil keputusan terkait digugurkannya bacakades tersebut.

Dalam aksi ini warga tetap bertahan, hingga ada kejelasan. hingga jelang petang tidak satupun pihak panitia pilkades yang berhasil dikonfirmasi oleh awak media, terkait tuntutan warga.

Editor
Sutono Abdillah
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...