FaktualNews.co

Miris! Penderita HIV/AIDS di Situbondo Meningkat, KPA Keluhkan Minimnya Anggaran

Kesehatan     Dibaca : 414 kali Penulis:
Miris! Penderita HIV/AIDS di Situbondo Meningkat, KPA Keluhkan Minimnya Anggaran
FaktualNews.co/Fatur Bari
Abu Bakar Abdi, Kepala Dinkes Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNess.co-Penderita HIV AIDS di Kabupaten Situbondo terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo, hingga akhir Juni 2019 tercatat sebanyak 1.163 orang penderita.

Data tersebut terungkap saat KPA Dinkes Situbondo menggelar pertemuan dengan Komisi IV DPRD Situbondo.

dalam kesempatan tersebut KPA mengeluhkan minimnya anggaran untuk penanganan HIV AIDS di Kabupaten Situbondo.

Setiap tahun KPA hanya mendapat anggaran Rp 50 juta melalui APBD Kabupaten Situbondo. Jumlah tersebut tak sebanding dengan penanganan penderita HIV AIDS yang makin memperihatinkan.

Agak beruntung, dana KPA Situbondo juga ditopang anggaran melalui APBN.

Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Abu Bakar Abdi mengatakan, jumlah total 1.163 penderita HIV AIDS merupakan data sejak 2010 hingga 2019.

Tahun ini jumlah penderita dipastikan meningkat, karena hingga awal Juni 2019 lalu sudah ditemukan 203 penderita.

“Pada 2010 ditemukan hanya 27 kasus. Tahun 2011 meningkat 37 kasus. Pada 2012 jadi 77 kasus. Pada 2013 ditemukan 92 kasus. Tahun 02014 menjadi 140 kasus. Tahun 2015 ditemukan 121 kasus. 2016 sebanyak 206 kasus. Tahun 2017 meningkat menjadi 219 kasus, serta 2018 menjadi 244 kasus,” bebernya.

Abu Bakar menambahkan, dari 1.163 penderita tersebut paling banyak tertular HIV /AIDS ibu rumah tangga yaitu 54,2 persen. Sedangkan usia penderita antara 15 hingga 50 tahun mencapai 87,1 persen.

”Hingga kini, sebagian besar penderita HIV/AIDS di Kabupaten Situbondo adalah ibu rumah tangga, yakni mencapai sebesar 54,2 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Fahrudi Apriawan, mengaku miris melihat meningkatnya pengidap HIV ADIS dari tahun ke tahun di Situbondo. DPRD sangat mendukung penuh langkah KPA menanggulangi kasus HIV AIDS dari hulu ke hilir.

“Makanya saya meminta agar pemkab menaikkan anggaran KPA Dinas Kesehatan, agar petugas bekerja cepat menanggulangi HIV/AIDS. Satpol PP juga serius menutup eks lokalisasi, karena penyebaran tertinggi HIV AIDS disebabkan seks bebas,” imbau Fahrudi.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...