FaktualNews.co

Gunung Arjuno Pasuruan Kembali Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Berjurang

Lingkungan Hidup     Dibaca : 439 kali Penulis:
Gunung Arjuno Pasuruan Kembali Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Berjurang
FaktualNews.co/Aziz
Kebakaran di Curah Seriti, Gunung Arjuno, Jumat (11/10/2019) siang.

PASURUAN, FaktualNews.co – Gunung Arjuno-Welirang yang beberapa minggu lalu sempat terbakar dan telah berhasil dipadamkam, sejak Kamis (10/10) petang, kembali terbakar.

Kali ini kebakaran melanda kawasan petak Curah Seriti yang posisinya berada di puncak. Hingga saat ini petugas gabungan intens melakukan pemadaman.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Kepala UPT Tahura R Soerjo, Ahmad Wahyudi, mengatakan, kebakaran diketahui sejak Kamis kemarin.

“Kamis malam tim kami 15 orang sudah berangkat ke lokasi kebakaran. Sampai saat ini tim sudah melakukan upaya pemadaman api yang meluas akibat angin kencang,” tuturnya, Jumat (11/10/2019).

Kebakaran yang terjadi pada ketinggian 2.300 mdpl (meter di atas permukaan laut) tersebut, belum diketahui penyebabnya.

Sulitnya medan menjadi kendala dalam proses pemadaman api yang dilakukan tim yang dibantu relawan.

Bahkan menurut Wahyudi, tim yang sudah sampai di titik kebaran, dimungkinkan belum tentu bisa memadamkan api tersebut.

Disamping itu, juga kurangnya peralatan yang memadai juga minimnya tim yang lakukan pemadaman.

“Seperi biasanya tim kami lakukan pemadaman dan memetakan luasan kebakaran yang terjadi di bagian puncak. Permasalahan lokasi kebaran di curah seriti tersebut, kondisi jurangnya dalam-dalam. Belum kontur kemiringannya sampai 70 persen,” katanya.

Selian itu, akibat banyaknya jurang yang terjal dan api masih masih belum dipadamkan. Sehingga membuat pihak UPT Tahura R Soerjo hingga saat ini tidak bisa memetakan berapa luasan hutan yang terbakar.

“Kepastian berapa luasan hutan yang terbakar, belum diketahui. Kebakaran juga belum selusurhnya dipadamkan,” pungkas Ahmad.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...