FaktualNews.co

Penjambret Apes, Usai Sikat Ponsel Malah Terpelanting di Aspal dan Digebuki Warga

Peristiwa     Dibaca : 116 kali Jurnalis:
Penjambret Apes, Usai Sikat Ponsel Malah Terpelanting di Aspal dan Digebuki Warga
FaktualNews.co/Amanullah
Pelaku Akhmad Yulianto saat diperiksa polisi.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Nahas dialamai penjambret ponsel di Mojokerto. Aksi nekatnya membuat dia babak belur karena kecelakaan saat melarikan diri. Tidak itu saja, dia juga menjadi bulan-bulanan warga yang marah.

Adalah Akhmad Yulianto (33), warga Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, penjambret yang saat ini harus berurusan dengan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Gedek, AKP Eddie Purwo mengatakan, penjambretan yang dilakukan Yulianto itu terjadi pada Sabtu (19/10/10) pekan lalu. “Sekitar pukul 21.00 WIB di jalan raya Lespadangan, Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto,” katanya, Sabtu (26/10/19).

Eddie menceritakan, kejadian itu bermula saat korban Septu Setyonigsih asal Desa Terusan, Kecamatan Gedeg melintas di lokasi kejadian, tepatnya di depan Kantor DPU Lespadangan, bersama temanya.

“Saat itu, korban dibonceng oleh temannya sambil memainkan ponsel dengan kedua tangannya,” ungkap Eddie.

Tepat di lokasi kejadian, korban tiba dipepet oleh pelaku dari arah belakang dan langsung merampas ponsel yang dia pegang. Saat itu, korban mempertahankan ponselnya. Sempat adu kuat dan tarik-menarik antara korban dan pelaku. Namun karena tarikan pelaku terlalu kuat, akhirnya korban melepaskannya.

“Nah pada saat korban melepaskan pegangannya itu, sepeda motor Yamaha Vario yang ditunggangi pelaku menjadi oleng. Kehilangan keseimbangan, kemudian terjatuh tidak jauh dari lokasi kejadian. Sempat menjadi sasaran amukan warga, tapi beruntung segera diamankan petugas,” jelas Eddie.

Polisi saat ini sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. “Ponsel milik korban kita amankan sebagai barang bukti. Sementera tersangka kita jerat dengan pasal 363 KUHP,” pungkas Eddie.

Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...