FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Awas Angin Kencang Ancam Kabupaten Ngawi

Peristiwa     Dibaca : 1756 kali Penulis:
Awas Angin Kencang Ancam Kabupaten Ngawi
FaktualNews.co/istimewa
Ilustrasi angin puting beliung

NGAWI, FaktualNews.co, Dihimbau kepada seluruh warga di wilayah Kabupaten Ngawi mewaspadai terjadinya angin kencang. Kewaspadaan itu perlu dilakukan karena musim panca roba segera tiba. Apalagi musim kemarau panjang diwarnai dengan suhu panas tinggi yang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Ngawi,

“Diperkirakan sekitar Oktober hingga Nopember wilayah Ngawi akan mengalami pancaroba (pergantian musim).Yang sangat penting diketahui warga, pada musim pancaroba ini mewaspadai terjadinya badai angin kencang atau puting beliung,” jelas Alfian Wihaji Yudono Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, Minggu (27/10/2019).

Alfian Wihaji Yudono mengingatkan wilayah Kabupaten Ngawi sangat berpotensi terjadi angin kencang atau puting beliung. “Hampir semua wilayah Ngawi rawan terjadi angin kencang, karena secara geografis terletak di antara Gunung Wilis dan Lawu,” beber Alfian kepada wartawan.

Dijelaskan, terpaan angin kencang tersebut diprediksi terjadi pada saat awal musim penghujan. Kemungkinan akan terjadi hujan lebat dan disertai angin kencang. Karena itu, ia berharap warga Ngawi mempersiapkan sejak dini dan mengantisipasi badai yang mungkin akan terjadi.

“Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), selama Oktober-November sejumlah wilayah Ngawi berpotensi diwarnai cuaca ekstrem. Selain angin kencang, ada potensi terjadi hujan es dan hujan deras secara tiba-tiba,” ungkapnya.

Selain ancaman angin kencang, Alfian juga mengingatkan warga agar mewaspadai banjir dan tanah longsor. “Beberapa wilayah di Ngawi juga perlu mewaspadai terjadinya banjir dan tanah longsor.  Kalau banjir ancaman ada di sepanjang sungai Bengawan Solo, kalau tanah longsor ada di wilayah selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Magetan,” jelasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Fatoni