FaktualNews.co

Terkait Judi Pilkades, Puluhan Warga Situbondo Geger

Peristiwa     Dibaca : 194 kali Penulis:
Terkait Judi Pilkades, Puluhan Warga Situbondo Geger
FaktualNews.co/Fatur/
Enceng, saat ditemui di toko bangunannya.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Puluhan warga dari Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Senin (28/10/2019) mendatangi toko bangunan UD Putra Madura, di jalan raya Kapongan, Situbondo.

Pasalnya, Hasyim Asyari pemilik toko bangunan UD Madura itu, tidak mampu membayar kekalahan judinya. Yakni judi taaruhan  dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo pada 23 Oktober 2019 lalu.

Ironisnya,  pria yang akrab dipanggil  Enceng itu justru menantang carok,  saat didesak untuk membayar kekalahan oleh sejumlah warga yang merasa dirugikan.

Sunoto, salah seorang warga Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan mengatakan, dirinya bertaruh dengan Enceng dalam Pilkades Desa Kesambirampak, Namun setelah kalah Enceng tidak membayar uang taruhan yang telah disepakati.

“Tadi waktu kami desak untuk membayar kekalahannya itu, Enceng malah nantang carok satu persatu. Padahal saat itu ada aparat. Kalau bicara uangnya itu milaran rupiah. Tapi kalah cuma puluhan juta, kok tidak sanggup bayar,”kata Sunoto, Senin (28/10/2019).

Dikonfirmasi di toko bangunannya, Hasyim Asyari  mengaku sudah angkat tangan dan tidak mampu membayar kekalahannya di perjudian Pilkades Desa Kesambirampak, dan hanya dapat mengembalikan modalnya saja.

“Saya sudah minta maaf, tidak bisa membayar kekalahan judi Pilkades  di Desa  Kesambirampak. Tapi modalnya saya kembalikan.  Sudah  dikembalikan  sebesar Rp 32 juta, dan sekarang Rp 5 juta. Saya kalah banyak pak,”ujar Enceng.

Kapolsek Kapongan, Iptu Pramana membenarkan adanya puluhan warga yang mendatangi toko bangunan UD Madura. Namun  hingga kini,  belum ada penyelesaian tentang taruhan judi yang disebut-sebut nominalnya mencapai  puluhan juta rupiah.”Belum ada penyelesaian  mas,”kata Iptu Pramana.

 

 

Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...