FaktualNews.co

Diduga Korban Pembunuhan, Jasad Seorang Wanita Ditemukan di Jombang 

Peristiwa     Dibaca : 614 kali Penulis:
Diduga Korban Pembunuhan, Jasad Seorang Wanita Ditemukan di Jombang 
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Jasad korban, sebelum dievakuasi.

JOMBANG, FaktualNews.co – Sesosok mayat perempuan bersimbah darah membuat gempar warga Dusun Karang Kletak, Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Selasa (29/10/2019).

Korban adalah Sri Witnowati (43) warga Desa Tejo,  Kecamatan Mojoagung, Jombang. Jasad wanita ini tergeletak di pinggir jalan raya Jombang – Surabaya. Saat ditemukan kepala korban mengalami luka parah dan terus mengeluarkan darah di kepalanya.

Pihak keluarga menduga korban tewas karena dibunuh. Sebab beberapa jam sebelum ditemukan tak bernyawa, korban diketahui terlibat cek cok dengan dua orang pria.

“Menurut warga ada yang tahu kalau cek cok dengan dua pria di dekat lokasi penemuan mayat bulik saya itu, “ungkap Lena Oksiana (23) keponakan korban.

Lena mengatakan, sebelum ditemukan tewas. Korban sempat berpamitan dengan keluarga untuk menemui teman prianya di Kecamatan Perak, Jombang, untuk mengambil sejumlah uang.

Ibu dua anak ini kemudian pergi dari rumahnya di Tejo, Mojoagung sekitar pukul 03.00 WIb dengan mengendarai sepeda ontel. Namun, pada pagi harinya, korbam sudah tewas dengan luka parah di kepala.

“Pamitnya mau ambil uang diteman prianya, dugaan kami dibunuh, karena lukanya cuma di kepala saja, “tambah Lena.

Polisi yang datang di lokasi kejadian langsung memasang garis polisi. Petugas juga telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara).

Kepala Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Jombang, Iptu Susilo belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Hanya saja di lokasi kejadian ditemukan sebuah HP dan sepeda angin milik korban berada tak jauh dari lokasi ditemukan mayat tersebut.

“Belum bisa disimpulkan penyebab pastinya, tapi di kepala korban memang terus mengucurkan darah, Selanjutnya, mayat  langsung kami evakuasi ke kamar mayat RSUD Jombang, untuk kepentingam autopsi”, pungkasnya.

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...