FaktualNews.co

BPJS Nunggak Rumah Sakit Mardi Waluyo Blitar Rp 36 Miliar

Kesehatan     Dibaca : 101 kali Jurnalis:
BPJS Nunggak Rumah Sakit Mardi Waluyo Blitar Rp 36 Miliar
faktualnews.co/Dwi Haryadi
Petugas RS Mardi Waluyo Kota Blitar saat melayani masyarakat

BLITAR, FaktulNews.co-Sudah enam bulan BPJS Kesehatan belum membayar klaim tagian Rumah Sakit Mardi Waluyo, Kota Blitar. Informasi dari rumah sakit, BPJS belum membayar tagihan mulai Mei sampai Oktober 2019. Total tagihan terutang selama enam bulan lebih dari Rp 36 miliar.

Direktur RSUD Mardi Waluyo, Ramiaji, mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BPJS terkait alasan tunggakan pembayaran tersebut. Bedasarkan informasi dari BPJS tunggakan klaim ini terjadi karena belum ada dana masuk. “Tunggakan ini tidak dialami Rumah Sakit Mardi Waluyo saja, tapi juga RS lain,” kata Ramiaji, Senin (4/11/2019)

Ia menegaskan, meski piutang ke BPJS belum dibayar, pihaknya tetap komitmen memberi layanan kepada pasien BPJS. “Kami tetap melayani masyarakat, termasuk pasien BPJS sebaik mungkin dan tidak akan mengurangi standar pelayanan yang sudah ditetapkan pemerintah,” Kata tandas Direktur RSUD Mardi Waluyo ini.

Ia berharap klaim BPJS ini bisa segera cair, agar operasional rumah sakit bisa lancar serta pelayanan masyarakat bisa lebih maksimal. “Kami berharap BPJS segera membayar hutangnya ke kita, sehingga operasional rumah sakit tidak terganggu,” pungkasnya.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Kediri, Yessi Kumalasari dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, pembiayaan kesehatan menggunakan sistem bulan berjalan sudah dilayani. Sedangkan untuk tagihan dari RSUD Mardi Waluyo yang sudah masuk dan ada berita acaranya, baru Mei dan Juni dengan total tagihan sekitar Rp 14,4 miliyar. Untuk klaim Juli sampai oktober 2019 masih berada di internal rumah sakit.

” Ya memang ada keterlambatan pembayaran tagihan dari sejumlah rumah sakit, termasuk di RS Mardi Waluyo Kota Blitar. Kalau sudah ada transfer dari BPJS pusat, pasti akan kita sampaikan kepada semua mitra BPJS. Kita sekarang posisinya juga menunggu dana dari BPJS pusat kapan dicairkan,” jelasnya

Editor
Fatoni
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...