FaktualNews.co

Insiden SDN Gentong, Plt Walikota Pasuruan Bentuk Tim Investigasi

Advertorial     Dibaca : 45 kali Jurnalis:
Insiden SDN Gentong, Plt Walikota Pasuruan Bentuk Tim Investigasi
FaktualNews.co/Istimewa
Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, saat kunjungi SDN Gentong, Kota Pasuruan, Jumat (8/11/2019) siang.

PASURUAN, FaktualNews.co – Seusai kedatangannya dari Jerman, Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, langsung tancap gas, dengan takziyah ke rumah korban meninggal dan kunjungi ke RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan, untuk melihat langsung perkembangan korban yang menderita luka-luka, Kamis (7/11/2019) malam.

Bahkan saat itu juga Plt Walikota, Teno langsung bentuk tim investigasi dan menerjunkannya untuk menyelidiki ambruknya empat ruang kelas SDN Gentong, di Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan pada 5 November 2019 lalu.

Usai menggelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Teno, bersama rombongan langsung mengunjungi lokasi ambruknya atap di SD Gentong, yang menewaskan guru dan murid tersebut.

“Hari ini, kami menerjunkan tim ke lokasi SDN Gentong. Saat ini juga langsung kerja,” ujar Raharto Teno, Jumat (8/11/2019).

Tim yang akan dibentuk Plt Walikota Pasuruan berasal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, juga Dinas Sosial (Dinso) Kota Pasuruan.”Tim bekerja mengumpulkan data dulu,” terangnya.

Dari hasil pengumpulan data ini, hasilnya nanti menjadi catatan untuk kedepan, dalam artian untuk pengambilan kebijakan dan peraturan terkait pembangunan atau renovasi gedung sekolah.”Kami juga mendukung sepenuhnya langkah yang diambil oleh aparat penegak hukum dari Polres dan Polda Jawa Timur,” jelas Teno.

Selain itu, tim juga akan mendata ruang kelas di SDN Gentong maupun sekolah lainnya yang dianggap rawan dan membutuhkan penanganan segera agar tak terjadi musibah lagi.”Seluruh sekolah mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP, akan diperiksa kelayakannya oleh tim. Dari ruang kelas hingga gedungnya, sekolah negeri dan swasta,” beber Teno. (*)

Editor
Muhammad Sholeh
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...