FaktualNews.co

Polemik Imbauan Salam MUI Jatim, PCNU Jombang: Kita Ikuti Hasil Bahtsul Masail PWNU

Religi     Dibaca : 360 kali Penulis:
Polemik Imbauan Salam MUI Jatim, PCNU Jombang: Kita Ikuti Hasil Bahtsul Masail PWNU
FaktualNews.co/Anggit Puji Widodo
KH. Muhammad Salmanudin Yazid, (Baju Putih ) ketua PCNU Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – MUI Jawa Timur mengeluarkan imbauan pejabat tidak menggunakan salam semua agama dalam acara resmi. Imbauan itu berujung polemik.

Ketua PCNU Jombang, Muhammad Salmanudin Yazid mengatakan, PCNU Jombang tetap mengikuti hasil Bahtsul Masail Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Provinsi Jawa Timur (PWNU Jatim).

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Salman menjelaskan, hasil dari rumusan PWNU menegaskan bahwa pejabat muslim dianjurkan mengucapkan salam dengan kalimat ‘Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh’, dan atau diikuti dengan ucapan salam nasional, seperti selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua, dan lainnya.

Namun, lanjut Salman, dalam kondisi dan situasi tertentu yakni menjaga persatuan bangsa serta menghindari perpecahan, pejabat muslim juga diperbolehkan menambahkan salam lintas agama.

“Kita mengikuti arahan dan hasil dari Bahtsul Masail PWNU Jatim. Untuk pejabat pemerintahan dan acara-acara resmi tetap saja mengikuti budaya yang ada, bagi acara-acara keagamaan organisasi, hanya salam saja sudah cukup,” katanya, Kamis (14/11/2019)

Selain itu, pengasuh Ponpes Babussalam, Kalibening Mojoagung itu mengimbau, khusus bagi masyarakat Jombang, agar tidak menanggapi polemik MUI Jatim itu secara berlebihan.

Pasalnya, Jika itu terjadi, ditakutkan akan menjadi perpecahan dalam tubuh umat Islam sendiri. “Saya pasrahkan kepada masyarakat agar menggunakan kebiaasaan yang telah berjalan,” ucapnya.

MUI Jatim mengeluarkan imbauan tersebut melalui surat bernomor 110/MUI/JTM/2019 yang diteken Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori.

Dalam surat itu, ada poin yang menyerukan kepada semua pejabat untuk menggunakan salam sesuai ajaran agama masing-masing saja. Contohnya Pejabat yang beragama Islam, cukup menggunakan salam ‘Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh’. Tanpa ada salam tambahan berikutnya.

 

 

Penulis: Anggit Puji Widodo

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...