FaktualNews.co

Proyek Pembangunan Jalan Tak Kunjung Kelar, Warga Tanam Pohon Pisang

Peristiwa     Dibaca : 476 kali Penulis:
Proyek Pembangunan Jalan Tak Kunjung Kelar, Warga Tanam Pohon Pisang
FaktualNews.co/Alfan Imroni
Warga saat menanam pisang di tengah jalan.

SIDOARJO, FaktualNews.co – Proyek pembangunan Jalan Raya Beciro, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, diduga mangkrak, warga menanam pohon pisang di tengah jalan, Minggu (17/11/2019).

Penanaman pohon pisang di tengah jalan itu, sebagai bentuk kekesalan sekaligus protes warga, karena saat beberapa kali komplain, tidak pernah digubris.

Setidaknya, ada tujuh pohon pisang yang dipasang di lokasi proyek yang berhenti tersebut. Penanaman itu, sekaligus untuk mencegah supaya mobil tidak melintas di jalan itu.

“Ketika mobil melintas, debunya luar biasa karena proyek tidak berjalan. Dan warga yang menjadi korban,” keluh Gunawan, warga sekitar di lokasi.

Ditambah lagi, cuaca yang sangat panas, membuat debu bercampur hawa panas mengganggu warga sekitar. Lebih parah lagi, kalau ada kendaraan yang melintas di sana.

“Proyek sudah tidak berjalan sekitar dua mingguan. Katanya material box culvert-nya kekurangan stok. Tapi kalau seperti ini, warga yang dirugikan,” timpal Waluyo.

Saat awal pengerjaan proyek dilakukan, warga sudah protes ke pihak yang mengerjakan proyek tersebut. Warga meminta setiap hari, pagi dan sore, dilakukan penyiraman untuk meminimalisir debu akibat proyek itu.

Pihak proyek katanya bersedia, tapi tak pernah dilaksanakan. Ditambah lagi, kondisi proyek mandek, debu pun semakin banyak dan semakin lama warga harus bersabar akibat proyek dengan kondisi tersebut.

“Makanya warga menggelar aksi ini. Supaya proyek segera dilanjutkan dan segera rampung. Jangan terus-terusan menyengsarakan warga,” sambung Waluyo.

Dirinya mengaku heran dengan alasan tidak adanya stok box culvert. Sebab di dekat lokasi proyek. ada tumpukan box culvert. Tapi nyatanya, proyek tidak segera dilanjutkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sunarti Setyaningsih membenarkan, bahwa proyek pengerjaan jalan tersebut sedang terhenti.

“Karena box culvertnya belum ada,” kata dia.

Stok box culvert menipis, karena menjelang akhir tahun seperti ini banyak sekali pesanan dari berbagai daerah yang juga sedang melaksanakan proyek APBD.

Namun, pihaknya menyebut, proyek tersebut ditargetkan tetap bakal selesai, sebagaimana waktu yang telah ditentukan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas

YUK BACA

Loading...