FaktualNews.co

Seorang Kakek di Mojokerto, Ditemukan Tewas di Ladang Jagung

Peristiwa     Dibaca : 67 kali Jurnalis:
Seorang Kakek di Mojokerto, Ditemukan Tewas di Ladang Jagung
FaktualNews.co/Amanullah/
Proses Evakuasi korban Mustakim oleh warga sekitar.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Nasib nahas menimpa Mustakim (70), warga Dusun Candi Rejo Baru, Desa Awang-awang, Kabupaten Mojokerto. Pasalnya, kakek renta ini ditemukan tewas di ladabg jagung desa setempat.

Korban ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama Ihsan di saat melihat tanaman jangung miliknya, Rabu (20/11/19) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sumiati, tetangga korban mengaku, mengetahui korban sudah tak bernyawa, setelah diberitahu warga sekitar kalau Mustakim ditemukan meninggal dunia di tengah ladang jagung milik Bambang.

“Tadi saat ditemukan, bapak Mustakim ini sudah terbujur kaku di tengah ladang milik pak Bambang,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Sumiati, Mustakim berpamitan akan membakar jangung di ladang milik Bambang sekitar pukul 10.00 WIB. Dia beragkat dengan mengunakan sepeda angin dan membawa sebilah sabit untuk membersihkan ladang.

Dia menduga, meninggalnya korban karena sakit sesak nafas yang dideritanya kambuh. ” Ya mugkin karena kena asap yang berlebih di saat membakar tanaman jangung, sehingga penyakit sesak nafas yang diderita bapak kambuh dan tidak kuat menahan,” tambahnya.

Usai ditemukan dalam keadaan terbujur kaku di tengah lading. Warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada peragkat desa dan pihak kepolisian.

Agar tak menjadi tontonan warga, korban langsung di evakuasi kerumah korban untuk segera di makamkan.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Teguh Kariyadi mengatakan, usai dilakukan olah TKP, keterangan dari saksi mata maupun keluarga, korban memang memiliki riwayat sesak nafas.

“Keluarga korban sudah membuat surat peryataan jika yang bersangkutan ikhlas dan membenarkan kalau korban memilik riwayat sesak nafas” paparnya.

Dari hasil pemeriksaan, di tubuh korban juga tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan. ” Jadi korban langsung dibawa kerumah duka untuk segera di makamkan,” tandasnya.

Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...