FaktualNews.co

Bupati Sidoarjo, Makan Telur Bareng Ribuan Siswa SD

Kesehatan     Dibaca : 413 kali Penulis:
Bupati Sidoarjo, Makan Telur Bareng Ribuan Siswa SD
FaktualNews.co/nanang/
Bupati dan Forkopimda beserta ribuan anak SD ketika makan bareng telur ayam kampung.

SIDOARJO, FaktualNews.co – Ribuan anak Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sidoarjo, tumpek blek di Pendopo Kabupaten setempat, Kamis (21/11/2019). Mereka makan bareng telur ayam kampung yang disediakan Dinas Pangan dan Pertanian setempat.

Bupati dan Wabup, Saiful Ilah dan Nur Achmad Saifudin serta sejumlah pejabat juga turut bergabung makan telur ayam kampung yang diikuti siswa SD se-Sidoarjo itu.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Makan telur ayam kampung gratis itu bertujuan untuk menepis adanya telur ayam di Sidoarjo, tidak sehat untuk dikonsumsi, khususnya telur yang berasal dari Desa Tropodo, Kecamatan Krian.

“Telur ayam kampung dari Sidoarjo aman di konsumsi. Buktinya, telur yang kita bagikan ini semuanya dari Sidoarjo,” ujarnya.

Saiful Ilah juga menyampaikan bahwa yang dipersoalkan sebenarnya bukan telur, melainkan asap hitam akibat pembakaran plastik untuk produksi tahu. Saiful juga sudah memastikan datang ke lokasi di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, setelah ramai pemberitaan.

“Di sana tidak ada peternak ayam petelur seperti yang ramai diberitakan, yang diprotes warga adalah asap hitam akibat pembakaran plastik untuk produksi tahu,” jelasnya.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, Handajani menambahkan pihaknya memilih telur ayam untuk menjadi konsumsi bersama untuk menginformasikan kepada masyarakat luas bahwa telur yang berasal dari Sidoarjo aman dan layak di makan.

“Ini sebagai bukti bahwa telur ayam kampung dari Kabupaten Sidoarjo,  layak, aman dan banyak protein untuk dimakan,” ucapnya.

Sementara, ketika disinggung terkait adanya temuan telur ayam kampung  yang diduga mengandung kadar dioksin, Handajani juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim dan Pemerintah Pusat untuk melakukan pengujian sample di lokasi.

“Mulai dari telur dan dagingnya sudah kita lakukan pengujian, kerjasama dengan BP FAT Jogjakarta dan Bogor,” jelasnya.

.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...