FaktualNews.co

Saling Klaim atas Pohon Sengon, Dua Pria di Jember Terlibat ‘Carok’

Peristiwa     Dibaca : 645 kali Penulis:
Saling Klaim atas Pohon Sengon, Dua Pria di Jember Terlibat ‘Carok’
FaktualNews.co/hatta
Salah satu dari pelaku carok menjalani perawatan.

JEMBER, FaktualNews.co–Rifa’i (49) warga Dusun Congapan, Desa Karang Bayat, Sumberbaru terlibat carok (perkelahian menggunaan celurit) dengan Parman (60) tetangganya, gara-gara saling klaim atas tanaman sengon laut di kebun Perhutani wilayah setempat.

Kini kedua lelaki itu sama-sama terluka, dan sama–sama mendapat perawatan di rumah sakit. Namun untuk menjaga suasana kondusif, mereka dirawat di dua rumah sakit berbeda, yakni di RS Haryoto Lumajang dan RS Jatiroto.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Menurut Kapolsek Sumberbaru, AKP Subagiyo, kedua pria tersebut adu mulut saat berada di kebun. Gara-garanya merasa paling benar, menggarap kebun tanaman Sengon Laut milik Perhutani.

“Si Pak Pa (Parman) ini yang awalnya mengerjakan pada masa sebelum panen, merasa tidak terima melihat si Pak Hos alias R (Rifa’i) tiba-tiba ikut memanen yang bukan miliknya,” kata Subagiyo, Selasa (26/11/2019).

Akhirnya kedua lelaki ini bertahan dengan pendapat masing-masing, dan merasa paling benar. Terjadilah perkelahian, yang kejadiaannya sekitar Pukul 10.00 WIB tadi.

Perkelahian itu pun, dipicu karena adanya adu mulut. Parman yang tidak terima dengan kata-kata kasar Rifa’i akhirnya membacok.

Kemudian Rifa’i membalas. Melihat keduanya terluka warga sekitar yang berada di TKP segera membawa kedua pelaku ke rumah sakit.

“Mereka ini carok (berkelahi, red). Akhirnya sama-sama luka, dan dirawat di rumah sakit. Bahkan keduanya juga sama-sama melapor,” katanya.

Subagio menambahkan, saat ini kedua warga ditempatkan di dua rumah sakit berbeda dan mendapatkan penjagaan dari kepolisian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Parman berada di RS Haryoto Lumajang sedangkan Rifa’i dirawat di RS Jatiroto.

“Karena kita khawatir dari masing-masing keluarga ini ada rasa dendam. Makanya dirawat di dua rumah sakit berbeda. Saat ini pun kami juga tempatkan anggota, termasuk anggota Resmob Barat untuk berjaga agar suasana kondusif,” pungkasnya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono
Tags

YUK BACA

Loading...