FaktualNews.co

Hasil Visum Kasus Pencabulan Oknum Dokter di Mojokerto, Polisi: Ada Luka di Kemaluan Korban

Kriminal     Dibaca : 746 kali Penulis:
Hasil Visum Kasus Pencabulan Oknum Dokter di Mojokerto,  Polisi: Ada Luka di Kemaluan Korban
FaktualNews.co/Amanullah
Kantor Unit PPA Polres Mojokerto.

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Hasil visum korban pencabulan yang diduga dilakukan dr AD, telah keluar. Hasilnya, sebagaimana dirilis polisi, terdapat luka pada kemaluan korban.

Polisi direncanakan akan mendatangkan saksi ahli dari RSUD Prof Dr Soekandar untuk meminta keterangan lebih jauh terkait hasil visum tersebut.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Dewa Yoga mengatakan, meski hasil visum sudah keluar dan terdapat luka pada kemaluan korban, pihaknya belum berani memberikan penjelasan lebih jauh.

“Hasil visum itu harus dikuatkan dengan keterangan ahli yang mengeluarkan visum tersebut. Kami sudah koordinasi hari ini, belum ada jawaban kapan pak dokternya bisa memberikan keterangan. Kalau polisi yang baca, takutnya salah. Nantinya keterangan dokter kami buatkan berita acara keterangan ahli,” ungkap Dewa, Rabu (27/11/2019).

Sejauh ini, pihaknya fokus mengumpulkan tiga alat bukti untuk menetapkan dr AD sebagai tersangka. Salah satu alat bukti telah didapatkan penyidik. Yakni, hasil visum juga keterangan para saksi.

Penyidik juga sudah meminta keterangan dari tujuh saksi. Masing-masing adalah saksi korban, ibu korban sebagai saksi pelapor, serta 5 staf di tempat praktik dr AD.

Selanjutnya, kata Dewa, pihaknya akan memeriksa AN (30) sebagai saksi. Wanita asal Kecamatan Bangsal inilah yang mengenalkan dan mengantar korban ke tempat praktik dr AD.

Polisi juga akan memerikan dua saksi lainnya berinisial SC dan RT. Keduanya diduga mengetahui kejadian sebelum korban diantar AR ke dr AD.

Terlapor merupakan seorang dokter yang membuka praktik di sebuah rumah di jalan raya Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Hingga kini, dokter AD selaku terlapor belum bisa dimintai keterangan oleh media terkait kasus yang menyeretnya itu.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...