Peristiwa

Soal Sumur Bor Keluarkan Gas di Lamongan, ESDM Pemprov Jatim Tunggu Laporan DLH Setempat

SURABAYA, FaktualNews.co – Warga Desa Pasi, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan heboh dengan penemuan sebuah sumur bor yang mengeluarkan gas dan bisa terbakar ketika disulut api.

Fenomena itu sudah diketahui oleh Dinas Energi Sumber Daya Mineral (Dinas ESDM) Pemprov Jatim. Akan tetapi, belum ditindaklanjuti. Sebab, pihaknya masih menunggu laporan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan.

“Iya sudah tahu, ini kita menunggu orangnya (DLH) juga mau kesini (ke Surabaya),” ujar Mochamad Sholeh, Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Pemprov Jatim, ketika dihubungi media ini, Kamis (28/11/2019).

Lantaran belum diterima laporan dari pemerintahan setempat maupun pihak terkait, M Sholeh, pun mengaku belum bisa menjelaskan secara detail mengenai fenomena tersebut. Termasuk langkah apa yang akan dilakukan nanti.

“Kita tunggu laporannya seperti apa, (karenanya) kita belum bisa menjelaskan detailnya bagaimana,” lanjutnya.

Untuk diketahui, warga Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan heboh atas munculnya sumber gas dari pengeboran sumur air tanah, pada Rabu (27/11/2019). Selain berbau amoniak, gas itu bisa berkobar kala disulut api.

Kemunculan sumur bor mengeluarkan gas ini terjadi di sebuah rumah milik Puri (90), warga Dusun Dokiyo, Desa Pasi. Diperkirakan kedalaman sumur mencapai 24 meter.