FaktualNews.co

Sekeluarga yang Tewas Kecelakaan di Pacet Mojokerto, Ternyata Pulang dari Air Panas Padusan

Peristiwa     Dibaca : 1323 kali Penulis:
Sekeluarga yang Tewas Kecelakaan di Pacet Mojokerto, Ternyata Pulang dari Air Panas Padusan
Faktualnews/amanu
Proses evakuasi korban kecelakaan.

MOJOKERTO, FaktualNews.co-Kecelakaan maut yang menimpa pasangan suami-istri (pasutri) dan anaknya di Jalur Pacet, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (01/12/19) disebabkan akibat selip.

Kecelakaan tunggal terjadi saat pasutri dan anaknya yang baru berusia tujuh tahun dalam perjalanan pulang usai berliburan di lokasi wisata air panas Padusan, Pacet.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Korban tewas merupakan satu keluaga. Yakni Hartono (33) asal Dusun Arjosari, Desa Randuharjo, Kecamatan Pungging Mojokerto membonceng istrinya Nanik Supriyati (29) asal Sidoarjo dan anakannya Najwa (7) pelajar.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Ipda Edy Widoyono mengaku, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan maut yang menimpah satu keluarga di Jalur Pacet diakibatkan selip pada motor korban alias rem blong.

“Saat di jalur turunan curam, rem motor korban ini ditekan terus sehingga kampas remnya terbakar. Itu membuat remnya tidak berfungsi atau mengalami rem blong,” terang Edy.

Kata Edy, para korban yang merupakan satu keluarga yang terdiri dari bapak, ibu dan anak usai berlibur dari air panas di Desa Padusan.

“Satu keluarga ini habis liburan di wisata air panas, saat perjalanan turun kelihatan mau pulang,” ungkap Edy.

Sekitar pukul 14.30 WIB motor Honda Vario nopol S 4005 PZ yang dikendarai korban tiba tiba kehilangan kendali di saat melintas di Desa Pacet. Korban melaju ke arah Desa/Kecamatan Pacet, atau dari arah selatan ke utara sambil membonceng istri dan putrinya.

Sampai di turunan curam Desa Pacet, rem sepeda motor matik itu mendadak tidak berfungsi. Hartono kehilangan kendali motornya yang melaju kencang di jalan menurun.

Bersama sepeda motornya, ketiga korban akhirnya terjun ke sungai di sisi kanan jalan. Sungai yang mengering ini mempunyai kedalaman sekitar 10 meter dari permukaan jalan.

Kecelakaan tunggal ini, kata Edy, mengakibatkan Hartono beserta istri dan putrinya tewas. Hartono dan Nanik tewas saat dievakuasi ke RS Sumberglagah, Kecamatan Pacet. Sementara putri mereka tewas dalam perjalanan ke Puskesmas Pacet.

“Evakuasi ketiga korban dan motornya, dilakukan dengan cara ditarik pakai tali oleh warga,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...