FaktualNews.co

Dugaan Sukmawati Menista Agama, Aliansi Umat Islam Situbondo, Datangi Mapolres

Nasional     Dibaca : 418 kali Penulis:
Dugaan Sukmawati Menista Agama, Aliansi Umat Islam Situbondo, Datangi Mapolres
FaktualNews.co/Fatur/
KH Jaiz Masduki bersama kiai dan tokoh agama Situbondo, saat ditemui Wakpolres Situbondo, Kompol Iswahab.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Umat Islam Situbondo, mendatangi Mapolres Situbondo. Mereka mendesak agar polisi mengusut tuntas kasus penistaan agama yang dilakukan Sukmawati, Kamis (5/12/2019).

Pasalnya, dalam pernyataannya Sukmawati membanding-bandingkan sosok Nabi Muhammad SAW dengan ayah Sukmawati, yaitu Presiden RI pertama, Ir. Soekarno. Praktis, pernyataan tersebut menyinggung perasaan umat Islam.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Usai bertemu dengan Wakapolres Situbondo, Kompol Iswahab, KH Jaiz Masduki  selaku koordinatos aksi mengatakan, puluhan kiai,  tokoh agama, dan  seluruh elemen masyarakat  sengaja melakukan audensi dengan Polres Situbondo, terkait penistaan agama yang dilakukan Sukmawati

“Kami umat Islam sangat tersinggung dengan pernyataan Sukmawati yang membanding-bandingkan ayahnya dengan Nabi Muhammad SAW. Ini jelas masuk kategori penistaan,” ujar KH Jaiz Masduki, Kamis (5/12/2019).

Menurutnya, berdasarkan kitab standart di kalangan ahlus sunnah wal jamaah, yaitu kitab As-Syifa’ karya al-Imam Qodli Iyadl ra. pernyataan Sukmawati sudah masuk kategori penistaan agama.

“Maka dari itu kami minta kepada aparat penegak hukum, untuk menjunjung tinggi supremasi hukum,”imbuh Pengasuh Pondok Pesantren Majlis Taklim Badrus Islam, Situbondo.

KH. Jaiz Masduki juga mengimbau kepada umat Islam khususnya di Situbondo, untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika ingin melakukan sesuatu hal. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang dilakukan di luar jalur hukum.

“Segala hal yang dilakukan hendaknya koordinasi dengan kepolisian atau pun dengan lingkungan Forkopimda di Situbondo yang kita cintai ini,” katanya.

Sementara itu, Wakapolres Situbondo, Kompol Iswahab, sangat mengapresiasi cara Aliansi Umat Islam Situbondo Bersatu dalam menyampaikan aspirasinya, dengan tidak turun ke jalan, melainkan dengan audiensi.

“Kami berterima kasih karena dalam menyampaikan aspirasinya tidak turun ke jalan,”ujar  Iswahab.

Pria  yang akrab dipanggil Iswahab ini  berjanji akan menyampaikan tuntuan Aliansi Umat Islam Situbondo Bersatu kepada Kapolres Situbondo. Sebab, Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono, yang saat ini sedang menjalani ibadah umroh.

Kompol Iswahan  juga berpesan kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan aliansi terkait lainnya, untuk tidak terpancing oleh isu provokatif yang ingin merusak tatanan yang sudah ada. Terlebih, di Situbondo merupakan daerah yang kondusif.

“Mari kita sama-sama berpikir jernih, jangan mudah terprovokasi agar pembangunan di Situbondo ini berjalan dengan baik dan lancar,”pungkasnya.

Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan Aliansi Umat Islam Bersatu Situbondo kepada Wakapolres Situbondo. Diantaranya, menuntut proses penegakan hukum yang seadil-adilnya atas kasus dugaan penistaan agama oleh Sukmawati.

Mendorong agar penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk berkoordinasi dengan MUI untuk meminta Fatwa keagamaan atas kasus yang menimpa Sukmawati.

Namun,  apabila tidak dilakukan proses hukum yang seadil-adilnya terhadap Sukmawati. Maka umat Islam pecinta Rosulullah SAW, akan melakukan langkah-langkah hukum yang lain.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...