FaktualNews.co

Tidur Diapit Orang Tuanya, Bayi Berusia 24 Hari di Trenggalek Hilang

Peristiwa     Dibaca : 376 kali Jurnalis:
Tidur Diapit Orang Tuanya, Bayi Berusia 24 Hari di Trenggalek Hilang
FaktualNews.co/Suparni PB
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak bersama anggota melakukan olah TKP.

TRENGGALEK, FaktualNews.co – Warga Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mendadak digemparkan dengan hilangnya bayi laki-laki, putra dari pasangan Achmad Rozikin dengan Siti Komariah.

Kejadian hilangnya bayi, pada Rabu (4/12/2019) dan diperkirakan sekitar pukul 04.00 WIB. Ketika itu, bayi sedang tidur dan diapit oleh kedua orang tuanya. Dugaan sementara, bayi tersebut diculik.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, membenarkan kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan Polsek Karangan bersama Satreskrim Polres Trenggalek, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian, guna melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Benar telah terjadi peristiwa, bayi berjenis kelamin laki-laki berusia 24 hari putra dari pasangan Achmad Rozikin dengan Siti Komariah hilang. Petugas terus melakukan penyelidikan guna mengungkap hilangnya bayi tersebut,” ungkapnya, Kamis (5/12/2019).

Disampaikan Calvijn, petugas merasa curiga karena sang bayi saat tidur dan dikerudung, diapit oleh kedua orang tuanya di dalam kamar. Disamping itu, kedua neneknya juga tidur di luar kamar, tak jauh dari kamar bayi. Petugas menduga bayi tersebut telah diculik.

“Setelah petugas melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari saksi-saksi, akhirnya polisi menemukan titik terang yang mengarah ke terduga pelaku penculikan bayi,” terangnya.

Ditambahkan Calvijn, tidak butuh waktu lama hanya beberapa jam paska kejadian, petugas berhasil membongkar dan meringkus yang diduga pelaku penculikan bayi.

“Tidak butuh waktu lama hanya sekitar 4 jam setelah kejadian, terduga pelaku penculikan sudah berhasil ditangkap serta bayi telah ditemukan. Tersangka ada dua orang, untuk saat ini masih dalam proses penyidikan,” pungkasnya.

Editor
Arief Anas
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...