FaktualNews.co

Mesin Pembuatan Es Batu Kristal di Jombang Meledak, Jebolkan Atap Pabrik

Peristiwa     Dibaca : 448 kali Penulis:
Mesin Pembuatan Es Batu Kristal di Jombang Meledak, Jebolkan Atap Pabrik
FaktualNews.co/Muji Lestari
Mesin pabrik es tube di Desa Plosogeneng, Jombang meledak, polisi melakukan olah TKP.

JOMBANG, FaktualNews.co – Sebuah mesin pembuatan es batu kristal (es tube) di Dusun/Desa Plosogerang, Kecamatan/Kabupaten Jombang, meledak, Senin (9/12/2019).

Meski tak ada korban jiwa, kejadian mengakibatkan mesin rusak parah. Bahkan, ledakan unit mesin tersebut, beberapa bagian mesin terlempar hingga beberapa meter dari lokasi pabrik, keluar dan tembus merusak atap gedung pabrik.

Pemilik pabrik, Wahyu Sinatra Posasih mengatakan, kejadian itu diduga disebabkan oleh kesalahan teknis dari pemasangan mesin pembuatan es. Sehingga, mesin tak mampu bekerja saat digunakan dengan temperatur tinggi.

“Ini las-lasnya penutup mesin yang rapat, sehingga kekuatan 250 bar lepas, seharusnya 450 bar masih kuat, semua aman,” kata Wahyu.

Sementara, ledakan mesin pabrik es batu kristal ini sempat membuat gempar warga di Dusun/ Desa Plosogeneng. Sejumlah warga berhamburan keluar untuk melihat langsung insiden tersebut.

Beberapa bagian mesin yang meledak dan pecahan atap terlempar keluar dan berjatuhan di jalan desa setempat.

“Tak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil. Ini murni kesalahan pabrik yang membuat mesinnya,” ungkapnya.

Sementara, polisi yang datang ke lokasi kejadian, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di pabrik es tube ini. Polisi juga memintai keterangan pemilik pabrik dan sejumlah saksi di lapangan.

Kapolsek Jombang, AKP Moch Wilono mengatakan, dari hasil pemeriksaan, kejadian tersebut disebabkan karena mesin yang rusak, sehingga tak bisa berfungsi secara maksimal hingga akhirnya meledak.

“Dugaan sementara karena mesin yang rusak, tak bisa berfungsi. Yang meledak tadi mesin atau tabung freon, rusak sampai atap pabrik jebol,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Arief Anas
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...