FaktualNews.co

Terkait Atribut Natal, Kapolres Jombang Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Nasional     Dibaca : 351 kali Penulis:
Terkait Atribut Natal, Kapolres Jombang Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Kapolres Jombang, AKBP Boby P Tambunan Saat memimpin Forum Grup Discussion (FGD) di Ruang Swagata Pendopo Pemkab Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co – Menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun baru 2020 (Nataru) Polres Jombang, terus meningkatkan situasi keamanan di wilayahnya.

Selain menyamakan persepsi dengan semua elemen masyarakat, Polisi juga merespon serius adanya isu yang tengah berkembang di masyarakat terkait larangan pemasangan atribut Natal di tempat umum, seperti hotel dan pusat perbelanjaan maupun fasilitas umum lainya.

Kapolres Jombang, AKBP Boby P Tambunan menegaskan, bahwa sejauh ini isu tersebut masih berkembang di luar wilayah Jombang.

Hanya saja, pihaknya memgimbau kepada masyarakat dan semua elemen masyarakat maupun tokoh agama di Jombang agar tak terpancing berita bohong (hoax) yang dapat memecah belah persatuan bangsa kedepan.

“Kami bukan melarang, tapi ini isu yang berkembang diluar Kabupaten Jombang, kami sudah cek di Jombang tidak ada,” ujar Kapolres usai menggelar Forum Grup Discussion (FGD) bersama sejumlah tokoh agama dan elemen masyarakat di ruang Swagata Pendopo Jombang.

Menurut Boby, jika isu tersebut tidak disikapi atau diantisipasi sebelumny. Maka dikhawatirkan akan mendorong orang melakukan aksi-aksi yang melanggar hukum

“Misalnya ini benar terjadi di Jombang, kalau tidak diberikan pemahaman itu bisa mendorong orang untuk melakukan aksi melanggar hukum, misalnya sweeping atau aksi lainya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres juga mengatakan, bahwa dalam rangka pengamanan Natal dan tahun baru kali ini, fokus pengaman akan terpusat di tempat ibadah, tempat wisata serta pusat keramaian.

Diapun mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu yang berpotensi besar memecah belah kerukunan antar umat beragama dan persatuan bangsa.

“Himbauan kami jaga keamanan dan kondusifitas, tidak terpengaruh  hal yang dapat memecah belah persatuan, junjung tinggi dan hormati sesama umat pemeluk agama. Sedangkan untuk tahun baru lakukan hal yang sifatnya positif dan tidak bersinggungan dengan hukum,” pungkasnya.

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin

YUK BACA

Loading...