FaktualNews.co

Bayi Perempuan dengan Ari-ari Menempel Ditemukan Tengkurap di Pinggir Sungai Jember

Peristiwa     Dibaca : 285 kali Penulis:
Bayi Perempuan dengan Ari-ari Menempel Ditemukan Tengkurap di Pinggir Sungai Jember
FaktualNews.co/Muhammad Hatta
Jasad bayi saat berada di Puskesmas Mloko.

JEMBER, FaktualNews.co – Mayat bayi perempuan dengan ari-arinya yang masih menempel, ditemukan berada di pinggir Sungai Wringin Telu, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (19/12/2019) sore.

Bayi yang sudah tak bernyawa itu, ditemukan warga dengan posisi tertelungkup dan diduga baru berumur dua atau tiga harian. Saat ditemukan, badannya banyak dikerubuni kepiting kecil, namun tidak berbau dan kondisi tubuhnya masih utuh.

Menurut keterangan warga, melihat kondisi arus sungai yang pelan, diduga bayi malang itu dibuang oleh warga sekitar tidak jauh dari lokasi penemuan. Saat ini, polisi masih mencari orang tua bayi tersebut.

“Berdasarkan keterangan warga, sekitar pukul 16.30 WIB, ditemukan jasad bayi berjenis kelamin perempuan beserta ari-arinya di pinggir kali (sungai, red) Wringin Telu,” kata AKP Ribut Budiyono, Kapolsek Puger.

Ia menjelaskan, selanjutnya jenazah bayi malang tersebut dievakuasi ke puskesmas setempat yang kemudian dibawa ke kamar mayat RSD dr. Soebandi Jember.

“Diduga bayi itu baru meninggal dua atau tiga hari. Melihat arus sungai kecil, kemungkinan pembuang bayi sekitaran sini,” katanya.

Sementara itu, menurut salah seorang warga yang ikut mengevakuasi jasad bayi tersebut, Agus Ali Nuha menyampaikan, jasad bayi saat ditemukan dikerubungi kepiting kecil pada bagian bawah.

“Saat saya angkat tidak ada bau meskipun bayi itu sudah meninggal. Biasanya kan kalau sudah meninggal berbau, dan kondisi bawahnya banyak yuyu (kepiting kecil, red),” ungkap Agus.

Ia mengatakan, sebelumnya ada laporan dari salah seorang warga, ada seorang ibu dan anaknya yang berangkat ke tegalan sawah.

“Saat ditemukan pertama kali, dikiranya boneka. Tapi setelah didekati ternyata bayi, dan langsung menginformasikan ke warga sekitar, dan dibantu polisi langsung dilakukan proses evakuasi,” tuturnya.

Editor
Arief Anas
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...